GORONTALOPOST -BPJS Kesehatan Cabang Gorontalo terus memperkuat komitmennya dalam memberikan pelayanan yang mudah, cepat, dan tanpa hambatan bagi masyarakat. Melalui program “Janji Layanan” Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), peserta kini bisa merasakan akses layanan kesehatan yang lebih praktis dan ramah.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Gorontalo, Tri Mayudin, menegaskan bahwa inovasi ini merupakan langkah nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada peserta.
Program tersebut dirancang untuk memastikan masyarakat tidak lagi dipersulit dengan prosedur administratif saat berobat.
Salah satu kemudahan yang ditawarkan adalah peserta cukup menunjukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) saat mengakses layanan kesehatan, tanpa perlu membawa fotokopi kartu JKN, KTP, maupun kartu keluarga. Hal ini diharapkan mampu memangkas waktu dan mempercepat proses pelayanan di fasilitas kesehatan.
Tak hanya itu, BPJS Kesehatan juga menegaskan bahwa peserta tidak akan dikenakan biaya tambahan selama mengikuti prosedur yang berlaku. Kebijakan ini sekaligus menjadi jaminan bahwa layanan kesehatan tetap terjangkau dan transparan.
Dalam program “Janji Layanan” tersebut, BPJS juga memastikan tidak adanya pembatasan hari rawat inap bagi pasien peserta JKN. Fasilitas kesehatan pun diwajibkan menyediakan obat yang dibutuhkan pasien, sehingga peserta tidak perlu mencari obat ke tempat lain jika terjadi kekosongan.
Selain aspek teknis, pelayanan yang ramah dan tanpa diskriminasi menjadi poin penting yang ditekankan. Peserta JKN juga tetap bisa mendapatkan layanan meski berada di luar wilayah fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) tempat mereka terdaftar.
BPJS Kesehatan turut membuka ruang pengaduan bagi masyarakat jika menemukan pelanggaran atau kendala dalam pelayanan. Warga dapat melaporkan langsung melalui pusat layanan pengaduan atau mendatangi kantor BPJS Kesehatan terdekat.
Dengan berbagai kemudahan ini, BPJS Kesehatan berharap kepercayaan masyarakat semakin meningkat, sekaligus memastikan seluruh peserta JKN mendapatkan hak layanan kesehatan yang optimal dan merata.(antara)
Editor : Nur Fadilah