Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Gorontalo Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Drainase Tersumbat Sampah, Luapan Air Gunung Rendam Desa Huntu, Polisi dan Warga Turun Tanga

Azis Manansang • Senin, 15 Juni 2026 | 09:35 WIB

 

Suasana luapan air yang merendam jalan dan teras rumah warga di Desa Huntu, Kecamatan Tibawa.(F:Hms-Pol)
Suasana luapan air yang merendam jalan dan teras rumah warga di Desa Huntu, Kecamatan Tibawa.(F:Hms-Pol)

Gorontalopost, BATUDAA– Luapan air yang merendam jalan dan teras rumah warga di Desa Huntu, Kecamatan Tibawa, Sabtu malam (13/6/2026), 

menjadi peringatan penting tentang dampak buruk saluran air yang tidak terawat. 

Selain dipicu hujan deras, tumpukan sampah di drainase disebut memperparah kondisi di lapangan.

Air yang datang dari kawasan pergunungan dan sungai meluap dengan cepat setelah curah hujan meningkat drastis. 

Genangan sempat mengganggu aktivitas warga dan membuat sejumlah akses jalan dipenuhi aliran air.

Mendapat laporan dari masyarakat, jajaran Polsek Batudaa langsung diterjunkan ke lokasi. 
Tanpa menunggu cuaca membaik, petugas bersama warga bergotong royong membersihkan saluran air yang tersumbat untuk mengurangi tekanan debit air.

Kapolsek Batudaa, Yusri Kum, menjelaskan bahwa langkah cepat dilakukan untuk memastikan keselamatan warga serta mengantisipasi dampak yang lebih luas. 

Polisi juga tetap bersiaga karena kondisi cuaca saat itu masih berpotensi memicu luapan susulan.

Selain mengapresiasi kerja sama masyarakat, pihak kepolisian mengimbau warga agar tidak membuang sampah ke selokan maupun drainase. 

Kesadaran menjaga kebersihan lingkungan dinilai menjadi kunci penting dalam mencegah banjir dan luapan air saat musim hujan tiba.(Mg-04).

Editor : Azis Manansang
#Gorontalo #TIBAWA #BANJIR #Polsek Batudaa #hujan deras