Gorontalopost, LIMBOTO – Upaya menjaga stabilitas ekonomi daerah terus diperkuat. Pemerintah Kabupaten Gorontalo dan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara
membangun aliansi strategis melalui kerja sama lintas wilayah yang difokuskan pada pengendalian inflasi dan penguatan ketahanan ekonomi masyarakat.
Pertemuan yang digelar di Ruang Upango Kantor BKAD Kabupaten Gorontalo itu
menjadi wadah pertukaran pengalaman
dan strategi antarwilayah dalam menghadapi tantangan ekonomi yang terus berkembang.
Kehadiran sejumlah pimpinan OPD dari kedua daerah semakin mempertegas komitmen bersama tersebut.
Tidak hanya sebatas diskusi, kerja sama itu diwujudkan melalui penandatanganan MoU
serta kesepakatan Business to Business (B-to-B) antara BUMDes Kabupaten Gorontalo dan PUD Klabat Minut.
Langkah ini diharapkan mampu membuka peluang ekonomi baru yang memberikan
manfaat langsung bagi masyarakat.
Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Utara, Novly G. Wowiling, menilai kolaborasi
antardaerah sangat penting dalam mendukung agenda nasional pengendalian inflasi.
“Pengendalian inflasi menjadi perhatian penting karena berpengaruh terhadap daya beli masyarakat.
Karena itu, kerja sama dan pertukaran pengalaman antardaerah seperti ini sangat
dibutuhkan untuk memperkuat strategi pengendalian inflasi yang efektif,” kata Novly.
Sementara itu Sekda Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur, menegaskan pentingnya kolaborasi tersebut bagi kemajuan kedua daerah.
“Kerja sama ini bukan hanya memperkuat hubungan kelembagaan antara kedua daerah, tetapi juga menjadi sarana
untuk meningkatkan kapasitas, memperluas wawasan, dan memperkuat sinergi dalam mendorong kemajuan daerah serta kesejahteraan masyarakat,” ujar Sugondo
Dengan dukungan Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara dan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo,
kedua pemerintah daerah berkomitmen membangun kemitraan jangka panjang.
Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat ketahanan ekonomi, menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok,
serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Gorontalo maupun Minahasa Utara.(Mg-04).
Editor : Azis Manansang