Gorontalopost, LIMBOTO – Pergantian Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dimaknai
Pemerintah Kabupaten Gorontalo sebagai momentum memperkuat nilai-nilai keagamaan dan kepedulian sosial.
Melalui doa bersama yang digelar di Masjid Agung Baiturrahman Limboto, pemerintah mengajak masyarakat menata langkah menuju masa depan yang lebih baik.
Kegiatan yang berlangsung penuh kekhusyukan itu dihadiri jajaran pemerintah daerah, unsur Forkopimda, tokoh agama, pemangku adat, serta berbagai organisasi kemasyarakatan Islam.
Kebersamaan yang terbangun menjadi simbol kuat harmonisasi antara pemerintah dan masyarakat.
Bupati Gorontalo Sofyan Puhi menegaskan bahwa Tahun Baru Islam tidak sekadar
pergantian kalender,
melainkan saat yang tepat untuk melakukan evaluasi terhadap berbagai aktivitas yang telah dijalani selama setahun terakhir.
“Alhamdulillah malam ini kita dapat melaksanakan doa bersama dengan masyarakat,
pemangku adat, tokoh masyarakat,
dan organisasi keagamaan dalam rangka melepas Tahun 1447 Hijriah serta menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah,” ujar Sofyan.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjadikan momentum hijrah sebagai sarana
pembenahan diri.
“Ini juga menjadi ajang berbenah diri dan memperbaiki diri. Insyaallah Allah SWT akan memberikan petunjuk dan kekuatan kepada kita semua
untuk terus menjaga kebersamaan dalam membangun Kabupaten Gorontalo, baik dalam bidang keagamaan maupun kehidupan sosial kemasyarakatan,” ungkapnya.
Melalui semangat hijrah, Pemkab Gorontalo berharap masyarakat semakin solid, religius, serta bersama-sama mendukung pembangunan daerah yang maju dan sejahtera.(Mg-04).
Editor : Azis Manansang