Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Gorontalo Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Pemprov Gorontalo Pastikan Kesiapan Layanan Kesehatan Selama PENAS XVII

Nur Fadilah • Rabu, 17 Juni 2026 | 11:01 WIB
Dinas Kesehatan P2KB Provinsi Gorontalo yang juga memeriksa rumah para peserta PENAS XVII untuk survei dan intervensi pengendalian vektor, Selasa (16/6/2016). (ANTARA/HO-Diskominfotik)
Dinas Kesehatan P2KB Provinsi Gorontalo yang juga memeriksa rumah para peserta PENAS XVII untuk survei dan intervensi pengendalian vektor, Selasa (16/6/2016). (ANTARA/HO-Diskominfotik)

 

GORONTALOPOST -Pemerintah Provinsi Gorontalo memastikan kesiapan penuh sektor kesehatan untuk mendukung pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII yang akan digelar pada 20–25 Juni 2026 di Kabupaten Gorontalo.

Berbagai fasilitas dan layanan kesehatan telah disiapkan guna menjamin keamanan serta kenyamanan ribuan peserta yang akan datang dari berbagai daerah di Indonesia.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Gorontalo, Anang S. Otoluwa, mengatakan seluruh sistem pelayanan kesehatan telah dirancang secara terpadu, mulai dari penyediaan tenaga medis, ambulans, obat-obatan, peralatan kesehatan, hingga mekanisme rujukan ke rumah sakit.

"Kami memastikan seluruh sistem pelayanan kesehatan siap mendukung pelaksanaan PENAS XVII. Seluruh kebutuhan pelayanan telah dipersiapkan dan dikoordinasikan dengan pihak terkait," ujar Anang di Gorontalo, Selasa.

Sebagai bentuk pengecekan akhir kesiapan petugas, Dinkes P2KB akan menggelar apel tim kesehatan pada Rabu di Public Safety Center (PSC) 119 Kabupaten Gorontalo yang berada di kawasan arena utama kegiatan.

Tidak hanya menghadirkan rumah sakit lapangan di lokasi utama acara, pemerintah juga menempatkan sejumlah pos kesehatan di titik-titik strategis. Pos tersebut tersebar di lokasi kedatangan peserta, arena pembukaan, kawasan pameran dan UMKM, tempat pemondokan kontingen, hingga kawasan wisata yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan PENAS XVII.

Rumah sakit lapangan yang disiapkan akan berfungsi sebagai pusat pelayanan kesehatan terpadu selama kegiatan berlangsung. Fasilitas ini juga menjadi tempat stabilisasi awal bagi peserta atau pengunjung yang membutuhkan penanganan medis sebelum dirujuk ke rumah sakit apabila diperlukan.

Menurut Anang, sistem layanan kesehatan yang diterapkan telah terintegrasi dalam satu jejaring pelayanan, mulai dari pos kesehatan di setiap lokasi kegiatan, rumah sakit lapangan, hingga rumah sakit rujukan yang siap menerima pasien.

"Dengan dukungan tenaga kesehatan yang siaga 24 jam, setiap kebutuhan pelayanan medis dapat ditangani secara cepat, tepat, dan profesional," katanya.

Selain fokus pada layanan pengobatan dan penanganan darurat, pemerintah juga mengedepankan langkah-langkah pencegahan penyakit. Tim kesehatan telah melakukan pemeriksaan lingkungan di rumah-rumah warga yang digunakan sebagai lokasi pemondokan peserta.

Survei kesehatan lingkungan dan intervensi pengendalian vektor penyakit turut dilakukan untuk memastikan seluruh lokasi pemondokan berada dalam kondisi aman dan sehat. Upaya ini bertujuan menekan risiko penyebaran penyakit yang ditularkan melalui vektor, seperti nyamuk, sekaligus menciptakan rasa aman dan nyaman bagi para peserta.

Dengan persiapan yang matang dan dukungan tenaga kesehatan yang siaga penuh, Pemerintah Provinsi Gorontalo optimistis pelaksanaan PENAS XVII dapat berlangsung lancar.

Kehadiran layanan kesehatan yang menyeluruh diharapkan mampu memberikan perlindungan maksimal bagi peserta, tamu undangan, maupun masyarakat yang terlibat dalam agenda nasional tersebut.(antara)

Editor : Nur Fadilah
#Gorontalo #PEMPROV GORONTALO #PENAS