Gorontalopost, LIMBOTO – Kehadiran ribuan peserta Pekan Nasional (PENAS) Petani
Nelayan XVII Tahun 2026
membawa dampak ekonomi yang signifikan bagi Kabupaten Gorontalo. Salah satu sektor yang merasakan manfaat langsung adalah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Hingga hari keempat pelaksanaan kegiatan, total transaksi UMKM yang tersebar di
berbagai titik lokasi mencapai Rp 271.543.000.
Angka tersebut mencerminkan tingginya minat pengunjung terhadap produk-produk lokal
yang dipamerkan selama kegiatan berlangsung.
Berbagai produk khas Gorontalo berhasil menarik perhatian peserta dari luar daerah.
Mulai dari makanan olahan, produk kerajinan, hingga aneka kuliner tradisional menjadi
komoditas yang paling banyak diburu pengunjung.
Momentum PENAS XVII pun menjadi kesempatan emas bagi para pelaku UMKM untuk
memperluas pasar dan memperkenalkan produk unggulan daerah kepada masyarakat dari
berbagai provinsi.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gorontalo, Viktor Asliku,
menyebut respons pengunjung terhadap produk lokal sangat menggembirakan.
"Kami mencatat peningkatan transaksi di sejumlah lokasi UMKM. Produk olahan pangan
dan kerajinan khas daerah menjadi yang paling banyak diminati oleh pengunjung dari luar
daerah," ujar Viktor.
Menurutnya, capaian tersebut membuktikan bahwa produk UMKM Kabupaten Gorontalo
memiliki kualitas yang mampu bersaing di pasar nasional.
Data Disperindag menunjukkan kawasan UMKM di lingkungan Kantor Bupati menjadi
penyumbang transaksi terbesar dengan nilai Rp 59.275.000.
Disusul kawasan Taman Depan Rumah Dinas Bupati sebesar Rp 54.281.000 dan kawasan
pedagang kecil di sekitar Masjid Agung serta Taman Budaya sebesar Rp 37.731.000.
Selain itu, kawasan Kampung Kuliner mencatat transaksi Rp 29.281.000, UMKM Taman
Budaya Rp 23.600.000, lapak kopi depan Kantor Bupati Rp 20.855.000, dan Food Court
Taman Depan Rumah Dinas Bupati sebesar Rp 21.175.000.
Keberhasilan UMKM memanfaatkan momentum PENAS XVII menjadi bukti bahwa event
berskala nasional mampu memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat
sekaligus mempercepat pertumbuhan usaha lokal.(Mg-04).