Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Gorontalo Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Festival Apangi Desa Tolotio Jadi Simbol Kebersamaan, Pemkab Gorontalo Siap Dukung Pelestarian Tradisi

Azis Manansang • Senin, 6 Juli 2026 | 09:47 WIB

 

Sekda Sugondo Makmur mewakili Bupati Kabupaten Gorontalo saat menghadiri Festival Apangi di Desa Tolotio .(F:Diskmfo)
Sekda Sugondo Makmur mewakili Bupati Kabupaten Gorontalo saat menghadiri Festival Apangi di Desa Tolotio .(F:Diskmfo)

Gorontalopost, ISIMU – Semangat menjaga tradisi leluhur kembali terlihat dalam 
pelaksanaan Festival Apangi di Desa Tolotio, Kecamatan Tibawa. 

Kegiatan yang digelar untuk memperingati 10 Muharam 1448 Hijriah itu tidak hanya 
menjadi perayaan budaya, tetapi juga momentum memperkuat nilai kebersamaan dan  identitas masyarakat Gorontalo.

Penyelenggaraan Festival Apangi yang memasuki tahun kedua mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Gorontalo. 

Baca Juga: Idah Syahidah Nahkodai Srikandi Jaga Desa Gorontalo Dilantik bersama Sherly Tjoanda Laos

Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur, hadir langsung mewakili 
Bupati Gorontalo dalam kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (4/7).

Di hadapan masyarakat, Sugondo menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang  telah berkontribusi menyukseskan festival tersebut,

mulai dari pemerintah desa,  pemerintah kecamatan, tokoh masyarakat, hingga para pemuda yang terlibat aktif dalam  pelaksanaannya.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Gorontalo, kami menyampaikan apresiasi atas 
suksesnya pelaksanaan Festival Apangi di Desa Tolotio. 

Terima kasih kepada pemerintah desa, pemerintah kecamatan, para pemuda, tokoh 
masyarakat, 

dan seluruh pihak yang telah bergotong royong menyukseskan kegiatan ini,” ujar 
Sugondo.

Ia menegaskan bahwa pelestarian budaya lokal merupakan bagian penting dari 
pembangunan daerah. 

Oleh karena itu, pemerintah daerah terus mendorong berbagai kegiatan yang mampu  menjaga nilai-nilai budaya dan keagamaan agar tetap tumbuh di tengah masyarakat.

Menurut Sugondo, festival budaya seperti Festival Apangi memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar seremoni tahunan. 

Baca Juga: Tabung CNG Merah Putih 3 Kg Siap Jadi Pengganti LPG, Ini Hasil Uji dan Tantangan yang Dihadapi

Kegiatan tersebut menjadi sarana memperkenalkan warisan leluhur kepada generasi muda  sekaligus memperkuat rasa persaudaraan di tengah masyarakat.

“Festival seperti ini bukan hanya menjaga warisan leluhur, tetapi juga menjadi media 
edukasi budaya sekaligus memperkuat persatuan masyarakat. 

Pemerintah daerah tentu akan terus memberikan dukungan terhadap kegiatan-kegiatan  positif seperti ini,” tambahnya.

Festival Apangi merupakan tradisi yang telah lama dikenal masyarakat Gorontalo dalam menyambut Hari Asyura. 

Tradisi ini identik dengan penyajian kue apangi yang kemudian dibagikan kepada warga  sebagai bentuk rasa syukur dan kepedulian sosial.

Kue tradisional berbahan tepung beras, santan, dan gula merah tersebut menjadi simbol  kebersamaan yang terus diwariskan dari generasi ke generasi.

Seiring perkembangan waktu, tradisi Apangi tidak lagi hanya dilaksanakan dalam lingkup  keluarga atau lingkungan terbatas, 

tetapi telah berkembang menjadi festival budaya yang mampu menarik perhatian 
masyarakat dari berbagai daerah.

Pemerintah Kabupaten Gorontalo optimistis Festival Apangi dapat terus berkembang  menjadi agenda budaya unggulan yang memperkuat jati diri daerah, 

meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pelestarian budaya, serta menjadi salah satu  daya tarik wisata budaya yang membanggakan Kabupaten Gorontalo.(Mg-04).

Editor : Azis Manansang
#Gorontalo #PEMKAB GORONTALO #Sekda Kabgor #Festival Apangi #Muharam