Gorontalopost, JAKARTA – Upaya memperkuat sektor perkebunan sawit yang berkelanjutan menjadi salah satu fokus pembahasan
dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Workshop Asosiasi Kabupaten Penghasil Sawit Indonesia (AKPSI) Tahun 2026 yang digelar di Jakarta Selatan.
Forum yang mempertemukan para kepala daerah dari berbagai wilayah penghasil sawit di Indonesia itu dihadiri Wakil Bupati Gorontalo, Tonny S. Junus,
sebagai representasi komitmen Kabupaten Gorontalo dalam mendukung pembangunan sektor perkebunan yang berdaya saing dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat.
Mengangkat tema “Sawit untuk Rakyat”, Rakernas AKPSI menjadi ruang diskusi strategis untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah,
pelaku usaha, dan petani dalam menghadapi berbagai tantangan industri sawit nasional.
Dalam forum tersebut, Tonny menekankan pentingnya hilirisasi sebagai kunci
meningkatkan nilai ekonomi komoditas sawit sekaligus memperluas manfaat yang diterima masyarakat.
"Kabupaten Gorontalo siap mengambil bagian dalam penguatan hilirisasi sawit melalui kemitraan antara pemerintah, dunia usaha, dan petani.
Ini merupakan nilai tambah komoditas dapat dirasakan langsung oleh masyarakat," tegas Tonny S. Junus.
Ia menilai sektor kelapa sawit memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Namun potensi tersebut hanya dapat dimaksimalkan apabila pengelolaannya dilakukan secara profesional dengan tetap menjaga keseimbangan lingkungan.
Menurut Tonny, hilirisasi tidak hanya akan meningkatkan daya saing produk sawit, tetapi juga membuka peluang investasi baru,
menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat perekonomian masyarakat di daerah penghasil sawit.
Rakernas AKPSI juga menjadi momentum penting untuk menyelaraskan arah kebijakan pembangunan perkebunan antara pemerintah pusat dan daerah.
Selain membangun jejaring kerja sama, forum tersebut menjadi sarana berbagi pengalaman dan inovasi dalam pengelolaan sektor sawit yang berkelanjutan.
Tonny berharap hasil Rakernas mampu melahirkan rekomendasi konkret yang mendukung kepentingan petani
dan memperkuat posisi daerah penghasil sawit dalam rantai industri nasional.
Ia meyakini bahwa kolaborasi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat akan menjadi fondasi penting dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Dalam kegiatan tersebut, Tonny S. Junus didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo, Ismail Akaseh.
Kehadiran keduanya menegaskan dukungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo terhadap agenda nasional
yang mendorong pembangunan ekonomi daerah melalui pengelolaan sektor perkebunan yang modern, produktif, dan ramah lingkungan.(Mg-04).
Editor : Azis Manansang