GORONTALOPOST – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mulai memanaskan mesin politik menjelang agenda politik mendatang. Pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP se-Provinsi Gorontalo yang dirangkaikan dengan Musyawarah Kerja Wilayah (Mukerwil), Minggu (12/7/2026), menjadi titik awal konsolidasi besar-besaran untuk memperkuat barisan dan menyusun strategi kemenangan.
Bagi jajaran PPP, momentum ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial. Pelantikan kepengurusan baru dimaknai sebagai langkah penting dalam membangun soliditas organisasi sekaligus merumuskan arah perjuangan partai di masa mendatang.
Ketua DPC PPP Kabupaten Bone Bolango, Muh. Zamroni Mile, ST, menegaskan bahwa setelah resmi dilantik, para pengurus akan langsung fokus membahas berbagai agenda strategis yang menjadi prioritas partai.
”Setelah dilantik, kami akan membahas agenda-agenda strategis partai. Mukerwil menjadi momentum untuk merumuskan langkah-langkah dan strategi yang harus dilakukan agar seluruh keputusan yang dihasilkan dapat dijalankan secara maksimal,” ujarnya kepada awak media.
Menurut Zamroni, kehadiran kepengurusan baru diharapkan mampu membawa energi segar sekaligus semangat baru bagi PPP, khususnya di Kabupaten Bone Bolango. Ia optimistis kolaborasi dan kekompakan seluruh kader akan menjadi kekuatan utama dalam mencapai target-target politik yang telah ditetapkan.
”Saya yakin dengan tim yang baru dilantik, apa yang menjadi harapan dan tujuan partai bisa diwujudkan secara maksimal,” katanya.
Lebih jauh, Zamroni menegaskan bahwa salah satu fokus utama PPP Bone Bolango adalah mempertahankan dan meningkatkan kekuatan politik partai di daerah. Seluruh kader diminta bergerak lebih aktif untuk menjaga basis dukungan yang selama ini menjadi kekuatan PPP.
”Target kami jelas, PPP tidak boleh kalah di kandang sendiri. Itu menjadi motivasi bagi seluruh kader untuk bekerja lebih keras dan lebih terukur,” tegasnya.
Pernyataan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa PPP Bone Bolango siap bekerja lebih agresif dalam memperkuat pengaruh politik partai, sekaligus menghadapi berbagai tantangan politik yang akan datang dengan persiapan yang lebih matang dan terukur.(Mg-02)
Editor : Nur Fadilah