GORONTALOPOST -Provinsi Gorontalo kembali dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan ilmiah berskala nasional. Kali ini, daerah tersebut menjadi lokasi pelaksanaan Perkumpulan Gastroenterologi Indonesia (PGI) Outreach 3: Reaching Across the GI Continuum, sebuah seminar ilmiah yang berfokus pada penguatan kapasitas tenaga kesehatan di bidang gastroenterologi dan hepatologi atau kesehatan saluran cerna dan hati.
Kegiatan ini menghadirkan dokter spesialis penyakit dalam konsultan gastroenterologi-hepatologi serta tenaga kesehatan dari berbagai daerah di Indonesia. Kehadiran para peserta disambut langsung oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB).
Kepala Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo yang diwakili Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Syafiin S. Napu, didampingi Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) Cabang Gorontalo, Taufik Ramadhan Biya, menyambut kedatangan peserta di Bandara Djalaluddin Gorontalo, Sabtu.
Menurut Syafiin, penyambutan tersebut merupakan bentuk dukungan nyata Pemerintah Provinsi Gorontalo terhadap penyelenggaraan kegiatan ilmiah yang diharapkan mampu meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan sekaligus memperkuat kolaborasi antardaerah.
Selama berada di Gorontalo, para peserta mengikuti berbagai agenda, mulai dari webinar, diskusi ilmiah hingga kegiatan penguatan kapasitas yang membahas perkembangan terbaru dalam penanganan penyakit saluran cerna dan hati.
Syafiin menilai kehadiran peserta dari berbagai wilayah di Indonesia menjadi momentum penting bagi Gorontalo untuk memperluas jejaring kerja sama di bidang kesehatan, sekaligus memperkenalkan potensi daerah kepada para tamu yang datang.
“Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinkes P2KB menyambut baik pelaksanaan PGI Outreach 3. Kegiatan ini menjadi wadah berbagi ilmu dan pengalaman antar tenaga kesehatan sehingga pelayanan kesehatan, khususnya di bidang gastroenterologi, dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Syafiin.
Ia menegaskan, Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo berkomitmen mendukung setiap kegiatan ilmiah yang berorientasi pada peningkatan mutu pelayanan kesehatan dan pengembangan sumber daya manusia di sektor kesehatan.
“Kami berharap seluruh peserta merasa nyaman selama berada di Gorontalo. Semoga kegiatan ini menghasilkan rekomendasi dan pembelajaran yang dapat diimplementasikan dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, termasuk deteksi dini, pencegahan dan penatalaksanaan penyakit saluran cerna di fasilitas pelayanan kesehatan," ujar Syafiin.
Pelaksanaan PGI Outreach 3 juga sejalan dengan upaya peningkatan kapasitas tenaga kesehatan melalui pendidikan berkelanjutan atau Continuing Medical Education (CME). Berbagai literatur menyebutkan bahwa CME memiliki peran penting dalam meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan, memperbarui praktik klinis sesuai perkembangan ilmu pengetahuan, serta mendorong pelayanan kesehatan yang lebih aman dan berbasis bukti.
Tak hanya itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga menempatkan penguatan kapasitas tenaga kesehatan sebagai salah satu pilar utama dalam membangun sistem kesehatan yang tangguh, berkualitas, dan mampu menjawab tantangan pelayanan kesehatan di masa depan.
Melalui penyelenggaraan PGI Outreach 3 di Gorontalo, diharapkan terbangun jejaring kolaborasi yang semakin kuat antara organisasi profesi, pemerintah daerah, serta fasilitas pelayanan kesehatan.
Sinergi tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan masyarakat, khususnya dalam pencegahan, deteksi dini, hingga penanganan penyakit saluran cerna dan hati di Provinsi Gorontalo.(antara)
Editor : Nur Fadilah