Gorontalopost, LIMBOTO – Penguatan karakter siswa kembali menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Gorontalo.
Melalui orientasi kepalangmerahan yang mempertemukan 361 kepala SD dan SMP se-Kabupaten Gorontalo,
Bupati Sofyan Puhi mengajak dunia pendidikan untuk membangun generasi yang peduli dan siap membantu sesama.
Saat membuka kegiatan yang berlangsung di Aula Dinas Pendidikan, Selasa (22/7/2026),
Sofyan menegaskan bahwa keberadaan Palang Merah Remaja harus dimaknai lebih luas daripada sekadar kegiatan ekstrakurikuler.
PMR, kata dia, merupakan sarana pembentukan nilai kemanusiaan sejak usia dini.
Menurutnya, kepala sekolah memiliki peran penting dalam memastikan pembinaan PMR berjalan maksimal.
Sebab, sekolah merupakan tempat lahirnya kader-kader muda yang kelak diharapkan memiliki semangat kerelawanan dan kepedulian sosial yang tinggi.
Ia juga mengingatkan agar aktivitas PMR tidak berhenti pada penggunaan atribut atau seragam organisasi.
Program PMR harus diisi dengan kegiatan nyata yang membentuk sikap tanggap, peduli terhadap lingkungan sekitar, serta siap hadir membantu masyarakat saat dibutuhkan.
Melalui orientasi ini, Pemerintah Kabupaten Gorontalo berharap pembinaan PMR di seluruh sekolah semakin kuat dan terarah.
Dengan demikian, lahir generasi muda yang tidak hanya berprestasi di ruang kelas, tetapi juga memiliki karakter kemanusiaan yang kokoh serta semangat pengabdian kepada sesama.(Mg-04).
Editor : Azis Manansang