GORONTALOPOST -Kota Gorontalo kini memiliki pilihan kuliner baru dengan hadirnya Warteg Kharisma Bahari, jaringan warung makan modern yang telah dikenal luas di berbagai daerah di Indonesia. Kehadiran cabang perdana di Provinsi Gorontalo menjadi langkah ekspansi jaringan tersebut ke provinsi paling utara di Pulau Sulawesi, sekaligus menjadi bagian dari upaya memperluas investasi di sektor kuliner dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Rumah makan yang berlokasi di Toko Maharani Souvenir, Jalan Nani Wartabone, Kota Gorontalo, itu diresmikan langsung oleh Wali Kota Gorontalo Adnan Dambea didampingi Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie, Kamis.
Pemilik Warteg Kharisma Bahari Gorontalo, Alham Prasogo Habibie, mengatakan keputusan membuka cabang di Gorontalo didasarkan pada peluang pasar yang dinilai masih sangat terbuka. Menurutnya, konsep warung tegal modern belum banyak ditemukan di daerah tersebut.
"Saya melihat di Gorontalo belum ada warung tegal seperti ini. Biasanya yang ada rumah makan. Saya melihat peluang untuk menghadirkan makanan yang murah, bersih, dan nyaman," katanya.
Tak hanya menghadirkan konsep warteg modern, cabang Gorontalo juga menawarkan beragam pilihan menu yang menggabungkan cita rasa dari berbagai daerah di Indonesia.
Perwakilan Kharisma Bahari Jakarta, Merry Simatupang, menjelaskan bahwa Warteg Kharisma Bahari Gorontalo mengusung konsep kuliner Nusantara dengan memadukan menu khas Jawa, masakan Padang, serta sentuhan rasa pedas khas Gorontalo agar mampu menjangkau lebih banyak segmen konsumen.
Kehadiran restoran tersebut mendapat sambutan positif dari Pemerintah Kota Gorontalo. Wali Kota Gorontalo Adnan Dambea menilai investasi di sektor kuliner memiliki peran penting dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus menggerakkan roda perekonomian.
"Gorontalo tidak memiliki tambang maupun industri besar. Salah satu andalan pendapatan daerah berasal dari restoran, rumah makan, dan hotel. Karena itu setiap investasi di sektor kuliner selalu kami dukung. Kehadiran Warteg Kharisma Bahari tentu akan ikut menambah PAD Kota Gorontalo," ujarnya.
Ia menambahkan, sektor jasa, perdagangan, serta kuliner menjadi tulang punggung perekonomian Kota Gorontalo. Oleh karena itu, pemerintah daerah terus membuka ruang bagi masuknya investasi baru yang berpotensi menciptakan lapangan kerja sekaligus meningkatkan penerimaan pajak daerah.
Sebagai informasi, Warteg Kharisma Bahari didirikan oleh Sayudi pada 1996 dan kini telah berkembang menjadi jaringan dengan lebih dari 800 cabang di berbagai wilayah Indonesia. Pembukaan cabang di Gorontalo menjadi tonggak baru dalam perjalanan ekspansi jaringan kuliner tersebut, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap sajian makanan Nusantara yang terjangkau, bersih, dan nyaman.(antara)
Editor : Nur Fadilah