Buka PTA SMAN 1 Limboto, Sekda Gorontalo Ajak Pramuka Kuasai AI Tanpa Tinggalkan Nilai Tri Satya

Azis Manansang • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 19:17 WIB

 

Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur, saat membuka Perkemahan Penerimaan Tamu Ambalan (PTA) Gugus Depan 01.003–01.004 Pangkalan SMA Negeri 1 Limboto.(F:Diskominfo)
Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur, saat membuka Perkemahan Penerimaan Tamu Ambalan (PTA) Gugus Depan 01.003–01.004 Pangkalan SMA Negeri 1 Limboto.(F:Diskominfo)

Gorontalopost, LIMBOTO – Transformasi digital menjadi tantangan yang harus dihadapi generasi muda, termasuk anggota Gerakan Pramuka. 

Karena itu, Pramuka dinilai perlu memadukan pendidikan karakter dengan penguasaan teknologi agar mampu mencetak generasi yang tangguh dan siap bersaing di masa depan.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur, saat  membuka Perkemahan 

Penerimaan Tamu Ambalan (PTA) Gugus Depan 01.003–01.004 Pangkalan SMA Negeri 1 Limboto, Rabu (5/8/2026).

Baca Juga: Cegah Sengketa Tanah Wakaf, Bone Bolango Bentuk Langkah Terpadu Percepat Sertifikasi Rumah Ibadah

Perkemahan yang diikuti seluruh siswa kelas X sebagai calon Pramuka Penegak Tahun  Pelajaran 2026/2027 itu akan berlangsung selama tiga hari hingga 7 Agustus 2026. 

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi pintu masuk bagi anggota baru, tetapi juga menjadi  media pembinaan karakter,

kepemimpinan, disiplin, dan kemampuan beradaptasi dengan  perkembangan teknologi.

Menurut Sugondo, Gerakan Pramuka selama ini dikenal sebagai wadah pembentukan  karakter melalui pengamalan nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Dharma. 

Nilai tersebut harus terus dipertahankan karena menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi yang memiliki integritas, kepedulian sosial, dan semangat kebersamaan.

"Karakter yang kuat akan menjadi modal utama dalam menghadapi perubahan zaman. Karena itu, 

Baca Juga: Evaluasi BPKP Jadi Acuan Pemkab Gorontalo Benahi APBD 2026, Sofyan Puhi Fokuskan Anggaran Lebih Tepat Sasaran

Pramuka harus tetap menjaga nilai-nilai luhur yang dimilikinya, namun di saat 
yang sama mampu mengikuti perkembangan teknologi yang terus bergerak cepat," katanya.

Ia menambahkan, pengenalan literasi digital dan kecerdasan buatan (AI) perlu menjadi  bagian dari kegiatan kepramukaan. 

Dengan demikian, peserta tidak hanya terampil dalam aktivitas lapangan, tetapi juga memiliki kemampuan memanfaatkan teknologi secara cerdas, kreatif, dan bertanggung jawab.

Sugondo juga memberikan apresiasi kepada SMA Negeri 1 Limboto yang terus berinovasi  dalam pengembangan pendidikan berbasis digital. 

Ia berharap sekolah tersebut mampu mempertahankan reputasinya sebagai salah satu sekolah digital unggulan di Provinsi Gorontalo 

sekaligus menjadi contoh dalam pengembangan Gerakan Pramuka modern.

Di sisi lain, Kepala SMA Negeri 1 Limboto, Ester Yungingir, mengatakan PTA tahun ini mengangkat tema 

"Dari Riak Menjadi Ombak, Dari Langkah Menjadi Jejak, Mengukir Masa Depan Penegak" dengan motto "Satyaku Kudharmakan, Dharmaku Kubaktikan."

Berbagai kegiatan telah disiapkan untuk membangun keterampilan dan karakter peserta, mulai dari Scout Digital Hunt, 

latihan teknik kepramukaan, hiking, pengenalan Saka, pawai obor, pentas seni, api unggun, hingga bakti sosial. 

Sebagai bentuk apresiasi, panitia akan memberikan penghargaan kepada peserta terbaik, 

sementara seluruh peserta memperoleh e-sertifikat setelah menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan.(Mg-04).

Editor : Azis Manansang
Pendidikan Gorontalo SMAN 1 LIMBOTO Pramuka Gorontalo Sekda Gorontalo