Gorontalopost, LIMBOTO – Pemerintah Kabupaten Gorontalo mendorong organisasi perempuan mengambil peran yang lebih besar dalam mendukung pembangunan daerah.
Melalui Gabungan Organisasi Wanita (GOW), berbagai potensi perempuan diharapkan dapat dihimpun
menjadi kekuatan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat.
Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Gorontalo Sofyan Puhi saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) GOW Kabupaten Gorontalo Tahun 2026
berlangsung di Aula Kantor Guru dan Tenaga Kependidikan (KGTK) Provinsi Gorontalo, Desa Pentadio Timur, Kecamatan Telaga Biru, Rabu (5/8/2026).
Musda kali ini menjadi agenda penting karena selain memilih pengurus baru masa bakti 2026–2030,
forum tersebut juga menjadi wadah evaluasi program kerja, penyusunan strategi organisasi, serta penguatan kemitraan antara GOW dan Pemerintah Kabupaten Gorontalo.
Menurut Sofyan, keberadaan organisasi perempuan memiliki posisi strategis dalam
mendukung pembangunan yang dimulai dari lingkungan keluarga.
Ia menilai keluarga merupakan fondasi utama dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas sehingga keterlibatan perempuan menjadi faktor penting dalam keberhasilan pembangunan.
"Perempuan memiliki peran yang sangat menentukan. Ketika seluruh organisasi
perempuan bersatu dan bergerak bersama,
akan lahir kekuatan besar yang mampu memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah maupun kesejahteraan masyarakat," ungkapnya.
Baca Juga: Buka PTA SMAN 1 Limboto, Sekda Gorontalo Ajak Pramuka Kuasai AI Tanpa Tinggalkan Nilai Tri Satya
Ia menambahkan, data Badan Pusat Statistik menunjukkan jumlah perempuan lebih
banyak dibandingkan laki-laki.
Kondisi tersebut menjadi potensi besar yang harus dikelola melalui berbagai program pemberdayaan agar mampu menghasilkan manfaat yang luas bagi masyarakat.
Bupati juga meminta agar kepengurusan baru GOW menyusun program yang adaptif terhadap perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat.
Program tersebut diharapkan tidak berjalan sendiri, tetapi dibangun melalui sinergi yang kuat dengan perangkat daerah maupun organisasi perempuan lainnya.
Selain memperkuat kolaborasi, Sofyan menekankan pentingnya menjadikan hasil evaluasi program sebelumnya sebagai dasar penyusunan kebijakan organisasi ke depan.
Dengan begitu, seluruh kegiatan GOW dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas hidup keluarga di Kabupaten Gorontalo.
Ia optimistis GOW periode 2026–2030 mampu menjadi wadah pemersatu berbagai
organisasi perempuan
sekaligus mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.(Mg-04).
Editor : Azis Manansang