81 Tahun Indonesia Merdeka, Warga Tolangohula Rayakan Kemerdekaan dengan Khatam Al-Qur’an

Azis Manansang • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 20:22 WIB

 

Perayaan 81 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan  Tolangohula, Kabupaten Gorontalo, berlangsung dengan cara yang berbeda.(F:Diskominfo)
Perayaan 81 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Tolangohula, Kabupaten Gorontalo, berlangsung dengan cara yang berbeda.(F:Diskominfo)

Gorontalopost, LIMBOTO – Perayaan 81 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan  Tolangohula, Kabupaten Gorontalo, berlangsung dengan cara yang berbeda. 

Jika kemerdekaan biasanya dirayakan dengan berbagai perlombaan dan seremoni, masyarakat Desa Makmur Abadi memilih menjadikannya sebagai momentum memperkuat rasa syukur melalui khatam Al-Qur’an.

Baca Juga: Bantuan UMKM Dibongkar Walikota Adhan Dambea, Dugaan Intervensi Politik Aleg Deprov Disorot

Kegiatan yang mengusung tema “Memberdayakan Baca Tulis Al-Qur’an” itu digelar 
Pemerintah Desa Makmur Abadi, Kecamatan Tolangohula, bekerja sama dengan RRI 
Gorontalo. 

Khatam Al-Qur’an tersebut menjadi bagian dari ungkapan syukur masyarakat 
atas 81 tahun perjalanan kemerdekaan Indonesia.

Lebih dari sekadar kegiatan keagamaan, momentum tersebut juga menjadi sarana 
memperkuat syiar Islam sekaligus mendorong peningkatan kemampuan masyarakat dalam  membaca dan menulis Al-Qur’an. 

Pesan keagamaan itu bahkan diperluas melalui siaran RRI sehingga dapat menjangkau masyarakat di luar lokasi kegiatan.

Bupati Gorontalo Sofyan Puhi memberikan apresiasi terhadap cara masyarakat 
Tolangohula memaknai kemerdekaan. 

Menurutnya, memadukan peringatan HUT Kemerdekaan dengan kegiatan keagamaan merupakan bentuk syukur yang sekaligus memiliki nilai pembinaan karakter.

“Bagi kami, khatam Al-Qur’an dalam momentum kemerdekaan menjadi kebanggaan 
tersendiri. 

Selain memperkuat syiar Islam di Tolangohula, kegiatan ini juga dapat  menyampaikan pesan keagamaan kepada masyarakat yang mengikuti siaran RRI,” ujar Sofyan saat menghadiri kegiatan di Masjid Nurul Jannah.

Baca Juga: Viral Lagi, Pasangan Terpaut Usia 36 Tahun di Sulut Buktikan Cinta Tak Kenal Umur, Rumah Tangga Te

Sofyan menilai kegiatan tersebut sejalan dengan arah pembangunan Kabupaten Gorontalo  dalam membentuk sumber daya manusia yang religius, berbudaya, unggul, dan kompetitif. 

Ia pun berharap kerja sama pemerintah daerah dengan RRI Gorontalo tidak berhenti di Desa Makmur Abadi.

Menurutnya, kolaborasi tersebut dapat terus dikembangkan dengan menghadirkan 
kegiatan serupa secara bergilir di desa-desa lain. 

Dengan demikian, syiar Al-Qur’an sekaligus pembinaan masyarakat dapat menjangkau wilayah yang lebih luas.

Kepala RRI Gorontalo Abdul Haris Talamati mengatakan, program siaran keagamaan yang  dikembangkan RRI telah berjalan lebih dari empat tahun. 

Program tersebut terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar pesan keagamaan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.

Haris menjelaskan, program yang awalnya menghadirkan pembelajaran huruf hijaiyah  melalui radio kini berkembang menjadi kegiatan tadarus Al-Qur’an. 

Baca Juga: Ketua Deprov Thomas Mopili Jalani Pemeriksaan Kedua di Kejati Gorontalo, Dicecar Soal Dana Hibah KON

Program itu telah melibatkan lebih dari 90 majelis taklim dengan jumlah anggota mencapai sekitar 3.600 hingga 4.000 orang di Provinsi Gorontalo.

Tak hanya mengandalkan siaran radio, RRI juga memperluas jangkauan syiar melalui 
berbagai platform digital, media sosial, hingga portal RRI News. 

Langkah ini menjadi bagian dari upaya menyesuaikan penyebaran pesan keagamaan dengan kebiasaan masyarakat di era digital.

Kegiatan di Masjid Nurul Jannah itu turut dihadiri Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Gorontalo, Camat Tolangohula, para kepala desa se-Kecamatan Tolangohula, majelis taklim, tokoh agama, serta unsur terkait lainnya.

Bagi masyarakat Tolangohula, kemerdekaan bukan hanya tentang mengenang perjuangan  masa lalu. 

Di tengah lantunan ayat suci Al-Qur’an, 81 tahun Indonesia merdeka dimaknai 
sebagai kesempatan untuk terus membangun masyarakat yang religius, berkarakter, dan memiliki semangat kebangsaan.(Mg-04).

Editor : Azis Manansang
Berita Gorontalo Gorontalo HUT RI 17 Agustus kemerdekaan indonesia KABUPATEN GORONTALO