Pemprov Gorontalo Perkuat Perlindungan dan Produktivitas Nelayan

Nur Fadilah • Dipublikasikan Kamis, 20 Agustus 2026 | 10:11 WIB
Gubernur Gorontalo menyerahkan bantuan kapal motor penangkap ikan secara simbolis kepada perwakilan kelompok nelayan, berlangsung di TPI Inengo, Desa Huwangobotu, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, Rabu (19/8/2026). (ANTARA/Zulkifli Polimengo)
Gubernur Gorontalo menyerahkan bantuan kapal motor penangkap ikan secara simbolis kepada perwakilan kelompok nelayan, berlangsung di TPI Inengo, Desa Huwangobotu, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, Rabu (19/8/2026). (ANTARA/Zulkifli Polimengo)

 

GORONTALOPOST -Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo terus memperkuat upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui penyaluran berbagai bantuan sarana penangkapan dan pemasaran ikan kepada nelayan.

Bantuan tersebut disalurkan melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Gorontalo, tidak hanya dalam bentuk sarana operasional, tetapi juga mencakup perlindungan melalui premi asuransi serta peningkatan kapasitas nelayan melalui sertifikasi kecakapan.

Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail mengatakan program bantuan tersebut merupakan bentuk nyata pemerintah dalam menindaklanjuti aspirasi masyarakat yang diperjuangkan melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo.

“Bantuan ini merupakan wujud realisasi dari aspirasi masyarakat yang diperjuangkan melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo,” kata Gusnar di Bone Bolango, Gorontalo, Rabu.

Menurut Gusnar, program tersebut lahir dari sinergi berbagai pihak. Aspirasi masyarakat disampaikan melalui kepala desa dan camat, kemudian diteruskan oleh bupati melalui mekanisme Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) hingga menjadi bagian dari program pemerintah provinsi.

Bantuan yang diberikan diharapkan dapat mengurangi beban operasional nelayan sekaligus meningkatkan pendapatan harian mereka. Untuk memastikan seluruh bantuan digunakan sesuai peruntukannya, Dinas Kelautan dan Perikanan akan melakukan pengawasan secara langsung.

“Kami berharap bantuan ini tidak dijual kembali, melainkan dimanfaatkan masyarakat nelayan dengan sebaik-baiknya, sehingga bisa mendorong dan meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujarnya.

Pemprov Gorontalo menyalurkan empat unit kapal motor nelayan bernama GAS 6, GAS 7, GAS 8, dan GAS 9 dengan total nilai mencapai Rp2,46 miliar.

Kapal tersebut diterima Koperasi El Madani sebagai perwakilan kelompok nelayan. Selain itu, pemerintah juga menyerahkan 51 unit mesin tempel berkekuatan 15 PK dengan nilai sekitar Rp1,6 miliar.

Untuk mendukung pengawasan aktivitas penangkapan ikan, sebanyak 13 unit alat pemantauan kapal atau vessel monitoring system (VMS) turut diberikan. Bantuan tersebut bernilai sekitar Rp200 juta dan diterima Koperasi Warga Nusantara.

Dukungan juga diarahkan pada sektor pemasaran agar hasil tangkapan nelayan dapat ditangani dan didistribusikan dengan lebih baik. Sebanyak 21 unit sepeda motor yang dilengkapi kotak pendingin diserahkan dengan nilai Rp586 juta.

Selain itu, Pemprov Gorontalo menyediakan empat unit wadah pembeku berukuran besar (chest freezer) senilai Rp26 juta.

Tidak hanya mengandalkan bantuan fisik, pemerintah juga memberikan perhatian terhadap aspek perlindungan dan peningkatan kapasitas nelayan.

Sebanyak 500 penerima manfaat mendapatkan premi asuransi melalui BPJS Ketenagakerjaan. Program ini diharapkan memberikan perlindungan bagi nelayan dalam menghadapi risiko pekerjaan di sektor perikanan.

Sementara itu, 90 nelayan memperoleh sertifikasi kecakapan nelayan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemampuan dan profesionalisme mereka.

Gusnar mengakui keterbatasan anggaran membuat bantuan tersebut belum dapat menjangkau seluruh nelayan di Provinsi Gorontalo secara bersamaan. Namun, pemerintah berkomitmen untuk terus mengalokasikan anggaran bagi program serupa setiap tahun.

Dengan keberlanjutan program tersebut, bantuan diharapkan dapat menjangkau lebih banyak nelayan di berbagai wilayah Gorontalo dan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan pendapatan serta kesejahteraan keluarga nelayan.(antara)

Editor : Nur Fadilah
Gorontalo PEMPROV GORONTALO NELAYAN