Maulid Nabi di Kabupaten Gorontalo Bakal Meriah, Srikandi Jaga Desa ABPENAS Siapkan Karnaval Isla

Azis Manansang • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 17:47 WIB

 

Ketua Srikandi Jaga Desa ABPENAS Kabupaten Gorontalo, Ny. Maryam Sofyan .(F:Diskominfo)
Ketua Srikandi Jaga Desa ABPENAS Kabupaten Gorontalo, Ny. Maryam Sofyan .(F:Diskominfo)

Gorontalopost, LIMBOTO  — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kabupaten Gorontalo tahun ini bakal dikemas berbeda. 

Srikandi Jaga Desa Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPENAS) Kabupaten Gorontalo tengah menyiapkan sejumlah agenda bernuansa keagamaan yang dipadukan dengan kreativitas masyarakat.

Baca Juga: Kejati Gorontalo Tetapkan 4 Tersangka Korupsi Dana Hibah KONI, Kerugian Negara Rp 2,32 Miliar

Rangkaian kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 29 Agustus dan 1 September 
2026. 

Persiapan agenda dibahas dalam rapat terbatas yang digelar di Ruang Dulohupa, 
Kabupaten Gorontalo.

Ketua Srikandi Jaga Desa ABPENAS Kabupaten Gorontalo, Ny. Maryam Sofyan 
Puhi, menjelaskan bahwa

kegiatan akan diawali dengan selawat bersama sebagai  bentuk penghormatan sekaligus ungkapan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.

Setelah itu, suasana peringatan akan dibuat semakin semarak melalui pawai kendaraan  hias bernuansa Islami yang dipadukan dengan Srikandi Fashion Islamic Karnaval. 

Menurut Maryam, konsep tersebut diharapkan mampu menghadirkan syiar Islam dengan  kemasan yang kreatif dan menarik bagi masyarakat.

“Peringatan Maulid tidak hanya kami isi dengan kegiatan keagamaan, tetapi juga ingin  menghadirkan ruang

bagi masyarakat untuk berkreasi melalui kendaraan hias dan busana  Islami,” ujar Maryam.

Lebih dari sekadar seremoni, rangkaian kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk  mempererat hubungan sosial antarmasyarakat desa. 

Baca Juga: Kapal dari Filipina Bawa 3,8 Ton Bahan Kimia Diduga Sianida, Empat Tersangka Kini di Tangan Jaksa

Semangat kebersamaan, gotong royong, dan kecintaan terhadap nilai-nilai keagamaan menjadi pesan utama yang ingin dibangun melalui kegiatan tersebut.

Di sisi lain, kreativitas warga juga menjadi bagian penting dari agenda ini. 

Keterlibatan masyarakat dalam pawai dan karnaval diharapkan mampu melahirkan berbagai kreasi lokal 

sekaligus memperkuat identitas budaya dan keagamaan masyarakat Kabupaten Gorontalo.

Kegiatan tersebut juga sejalan dengan arah pembangunan Pemerintah Kabupaten Gorontalo yang mendorong terwujudnya sumber daya manusia yang religius, 
berbudaya, unggul, dan memiliki daya saing.

Dengan konsep yang memadukan syiar, silaturahmi, budaya, dan kreativitas, peringatan  Maulid Nabi tahun ini 

diharapkan tidak hanya berlangsung meriah, tetapi juga meninggalkan pesan sosial dan keagamaan yang kuat bagi masyarakat.(Mg-04).

Editor : Azis Manansang
Jaga Desa karnaval budaya srikandi Maulid Nabi Muhammad SAW KABUPATEN GORONTALO