Gorontalopost, LIMBOTO— Bumi Perkemahan Bongohulawa bakal menjadi pusat
aktivitas Gerakan Pramuka Kabupaten Gorontalo selama sepekan.
Pemerintah Kabupaten Gorontalo memastikan seluruh dukungan disiapkan untuk
menyukseskan tiga agenda besar yang akan berlangsung pada 25 hingga 30 Agustus 2026.
Baca Juga: Gempa Teluk Tomini M 5,1 Dirasakan di Gorontalo, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami
Kepastian dukungan itu mengemuka dalam rapat final check yang digelar di Ruang
Dulohupa Kantor Bupati Gorontalo, Sabtu (22/8/2026).
Pertemuan tersebut menjadi tahapan penting untuk mengecek kesiapan teknis menjelang dimulainya seluruh rangkaian kegiatan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur, memimpin rapat tersebut atas mandat Bupati Gorontalo selaku Ketua Mabicab.
Hadir dalam pertemuan itu Pimpinan Saka Widya Budaya Bakti Kabupaten Gorontalo Jayusdi Rivai, jajaran pimpinan OPD dan pengurus Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Gorontalo.
Sugondo meminta seluruh OPD terkait memperkuat koordinasi. Ia menekankan agar kebutuhan fasilitas, pelayanan teknis, hingga aspek pendukung kegiatan dipastikan tidak menyisakan persoalan ketika pelaksanaan berlangsung.
“Semua perangkat daerah yang memiliki keterkaitan harus memastikan dukungannya siap.
Kegiatan ini melibatkan banyak pihak sehingga koordinasi dan kesiapan lapangan menjadi kunci agar seluruh agenda berjalan lancar,” ujar Sugondo.
Jayusdi Rivai menjelaskan, kegiatan yang dipusatkan di Bongohulawa bukan hanya berupa perkemahan.
Baca Juga: Drama Penahanan Tersangka Korupsi KONI Gorontalo, Adi Pala Protes Bendahara Tak Ditahan
Dalam satu rangkaian, peserta juga akan mengikuti pelantikan Kwartir Ranting serta Apel Besar Pramuka Tingkat Kwarda/Kwarcab.
Ia mengatakan penyatuan tiga agenda tersebut dilakukan berdasarkan arahan Kwarda dan Kwarcab.
Dukungan pemerintah daerah dinilai menjadi faktor penting untuk memastikan seluruh rangkaian berjalan sesuai rencana.
“Kami menyatukan tiga agenda dalam satu rangkaian. Dukungan Pemkab Gorontalo,
khususnya Sekda bersama seluruh OPD, sangat berarti bagi keberhasilan kegiatan yang berorientasi pada pembinaan anak muda ini,” ungkap Jayusdi.
Menjelang hari pelaksanaan, panitia bersama pemerintah daerah melakukan pengecekan menyeluruh
terhadap arena perkemahan, sarana dan prasarana, dukungan teknis lintas OPD, serta kesiapan keamanan.
Dengan persiapan tersebut, Pemkab Gorontalo ingin memastikan kegiatan berlangsung bukan sekadar meriah, tetapi juga aman dan memberi manfaat bagi para anggota Pramuka.
Perkemahan Saka Widya Budaya Bakti 2026 pun diharapkan menjadi ruang pembelajaran bagi generasi muda
untuk membangun karakter, meningkatkan keterampilan, serta memperkuat semangat kebersamaan dan kepemimpinan.(Mg-04).
Editor : Azis Manansang