Gorontaalopost, LIMBOTO — Administrasi PKK tidak boleh berhenti sebagai tumpukan laporan.
Ketua TP-PKK Kabupaten Gorontalo Ny. Maryam Sofyan Puhi meminta seluruh kader menjadikan data sebagai alat
untuk membaca kondisi organisasi sekaligus menentukan arah program pemberdayaan keluarga dan masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Maryam dalam Sosialisasi Pengisian Administrasi dan Data Kelompok PKK Desa dan Kecamatan,
Sosialisasi Hasil Rakernas PKK, serta Penguatan Program Kerja Pokja-Pokja PKK Kabupaten Gorontalo, Senin (24/8/2026).
Baca Juga: Pesan Tegas Rum Pagau di Maulid Nabi, Azan Berkumandang, Tinggalkan Pekerjaan dan ke Masjid
Maryam menilai data yang akurat memiliki peran strategis dalam mengukur sejauh mana program PKK telah berjalan.
Dari data tersebut, organisasi dapat mengetahui capaian yang telah diperoleh, menemukan persoalan di lapangan dan menentukan langkah yang perlu dilakukan berikutnya.
“Administrasi dan data merupakan alat untuk melihat sejauh mana gerakan PKK berjalan di lapangan,
apa yang sudah dicapai, apa yang menjadi kendala, serta langkah apa yang harus dilakukan ke depan,” ujar Maryam.
Karena itu, ia meminta kader tidak membuat administrasi hanya untuk memenuhi
kewajiban organisasi.
Baca Juga: Sofyan Puhi Tegaskan Kekuatan PKK Ada pada Data dan Kader, Posyandu Jadi Fokus Pemberdayaan
Setiap catatan dan data yang disusun harus mencerminkan kegiatan nyata serta pengabdian PKK kepada masyarakat.
Bagi Maryam, tertib administrasi juga diperlukan agar pengelolaan organisasi memiliki standar yang sama.
Ia berharap sosialisasi tersebut dapat meningkatkan kemampuan kader dan menciptakan keseragaman administrasi mulai dari kabupaten, kecamatan sampai desa.
“Administrasi harus menggambarkan kegiatan yang nyata dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Karena itu, mari kita jadikan administrasi sebagai cermin tertibnya organisasi, data sebagai dasar perencanaan, dan program Pokja sebagai instrumen nyata pemberdayaan keluarga dan masyarakat,” tegasnya.
Maryam selanjutnya meminta jajaran TP-PKK Kecamatan tidak berhenti pada pemahaman internal.
Hasil sosialisasi harus diteruskan kepada TP-PKK Desa agar proses pembinaan dan penguatan kemampuan kader dapat berjalan secara berkelanjutan.
Menurutnya, penguatan dari tingkat kecamatan hingga desa menjadi penting karena program PKK bersentuhan langsung dengan keluarga dan masyarakat.
Dukungan terhadap penguatan tersebut juga disampaikan Ketua TP-PKK Provinsi
Gorontalo Nani Ismail Mokodongan.
Ia menilai administrasi dan data merupakan bagian penting dalam membentuk organisasi PKK yang tertib, terarah sekaligus profesional.
Nani juga mengingatkan agar hasil Rakernas PKK dan program kerja Pokja tidak sekadar diketahui oleh kader, tetapi diterapkan secara konsisten di masing-masing wilayah.
Dengan administrasi yang tertib, data yang akurat dan program yang dijalankan secara konsisten,
gerakan PKK diharapkan semakin kuat dalam menjalankan fungsi pemberdayaan keluarga dan masyarakat hingga tingkat desa.(Mg-04).
Editor : Azis Manansang