Welcome Dinner Kemah Bakti di Bongohulawa, Sofyan Puhi Duduk Melantai dengan 584 Peserta

Azis Manansang • Dipublikasikan Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:20 WIB

 

Di tengah 584 peserta, Bupati Gorontalo Sofyan Puhi memilih melebur dalam suasana santai dengan duduk dan makan bersama para anggota Pramuka. (F:Diskominfo)
Di tengah 584 peserta, Bupati Gorontalo Sofyan Puhi memilih melebur dalam suasana santai dengan duduk dan makan bersama para anggota Pramuka. (F:Diskominfo)

Gorontaloost, LIMBOTO — Tidak ada suasana kaku dalam welcome dinner Kemah Bakti Saka Widya Budaya Bakti di Bumi Perkemahan Bongohulawa. 

Di tengah 584 peserta, Bupati Gorontalo Sofyan Puhi memilih melebur dalam suasana santai dengan duduk dan makan bersama para anggota Pramuka, Selasa malam (25/8/2026).

Baca Juga: Pesan Keras Lahmudin Hambali Usai Lantik Pj Kades Balate Jaya, Desa Bukan Tempat Cari Penghasilan

Sofyan Puhi yang juga Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Gerakan Pramuka  Kabupaten Gorontalo berinteraksi langsung dengan peserta dari berbagai wilayah  Kabupaten Gorontalo. 

Momen tersebut menjadi kesempatan bagi orang nomor satu di Kabupaten Gorontalo itu untuk bersilaturahmi sekaligus memberikan semangat kepada generasi muda.

Welcome dinner menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Kemah Bakti Saka Widya Budaya  Bakti. 

Setelah menjalani agenda yang lebih formal, peserta mendapatkan suasana berbeda  melalui santap malam bersama yang berlangsung cair dan penuh keakraban.

Sebelumnya, rangkaian kegiatan diisi dengan pengukuhan dan pelantikan Mabiran serta  Kwarran Gerakan Pramuka se-Kabupaten Gorontalo. 

Agenda tersebut diarahkan untuk memperkuat kepengurusan organisasi hingga tingkat kecamatan.

Namun, malam itu suasana berubah menjadi lebih informal. Peserta tidak hanya melihat 
sosok Bupati dalam kapasitasnya sebagai kepala daerah, 

tetapi juga dapat berbincang dan berinteraksi langsung dengan Sofyan Puhi sebagai pembina Gerakan Pramuka.

Baca Juga: Ismet Mile Dorong PKK Bone Bolango Jadi Mata dan Tangan Pemerintah di Tengah Masyarakat

Bagi para peserta, kedekatan tersebut menjadi pengalaman tersendiri.

Makan bersama  tanpa sekat memperlihatkan bahwa pembinaan anggota Pramuka dapat dibangun melalui  komunikasi yang sederhana, dekat dan terbuka.

Kehadiran pimpinan daerah di tengah-tengah peserta juga menjadi simbol dukungan  terhadap pembinaan generasi muda. 

Interaksi langsung dinilai dapat memperkuat rasa kebersamaan sekaligus membangun motivasi peserta dalam mengikuti seluruh rangkaian perkemahan.

Kemah Bakti Saka Widya Budaya Bakti di Bongohulawa pun bukan sekadar kegiatan 
perkemahan. 

Di dalamnya terdapat ruang pembelajaran untuk memperkuat persaudaraan, menumbuhkan kemandirian dan mengasah semangat pengabdian para peserta.

Dengan suasana kebersamaan yang dibangun sejak welcome dinner, kegiatan tersebut  diharapkan mampu meninggalkan pengalaman positif bagi 584 peserta 

sekaligus memperkuat semangat mereka dalam menjalankan nilai-nilai kepramukaan.(Mg-04).

Editor : Azis Manansang
Kemah Bakti Gema Restorasi Pramuka Gorontalo gerakan pramuka KABUPATEN GORONTALO Sofyan Puhi