Gorontaloost, LIMBOTO — Tidak ada suasana kaku dalam welcome dinner Kemah Bakti Saka Widya Budaya Bakti di Bumi Perkemahan Bongohulawa.
Di tengah 584 peserta, Bupati Gorontalo Sofyan Puhi memilih melebur dalam suasana santai dengan duduk dan makan bersama para anggota Pramuka, Selasa malam (25/8/2026).
Baca Juga: Pesan Keras Lahmudin Hambali Usai Lantik Pj Kades Balate Jaya, Desa Bukan Tempat Cari Penghasilan
Sofyan Puhi yang juga Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Gerakan Pramuka Kabupaten Gorontalo berinteraksi langsung dengan peserta dari berbagai wilayah Kabupaten Gorontalo.
Momen tersebut menjadi kesempatan bagi orang nomor satu di Kabupaten Gorontalo itu untuk bersilaturahmi sekaligus memberikan semangat kepada generasi muda.
Welcome dinner menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Kemah Bakti Saka Widya Budaya Bakti.
Setelah menjalani agenda yang lebih formal, peserta mendapatkan suasana berbeda melalui santap malam bersama yang berlangsung cair dan penuh keakraban.
Sebelumnya, rangkaian kegiatan diisi dengan pengukuhan dan pelantikan Mabiran serta Kwarran Gerakan Pramuka se-Kabupaten Gorontalo.
Agenda tersebut diarahkan untuk memperkuat kepengurusan organisasi hingga tingkat kecamatan.
Namun, malam itu suasana berubah menjadi lebih informal. Peserta tidak hanya melihat
sosok Bupati dalam kapasitasnya sebagai kepala daerah,
tetapi juga dapat berbincang dan berinteraksi langsung dengan Sofyan Puhi sebagai pembina Gerakan Pramuka.
Baca Juga: Ismet Mile Dorong PKK Bone Bolango Jadi Mata dan Tangan Pemerintah di Tengah Masyarakat
Bagi para peserta, kedekatan tersebut menjadi pengalaman tersendiri.
Makan bersama tanpa sekat memperlihatkan bahwa pembinaan anggota Pramuka dapat dibangun melalui komunikasi yang sederhana, dekat dan terbuka.
Kehadiran pimpinan daerah di tengah-tengah peserta juga menjadi simbol dukungan terhadap pembinaan generasi muda.
Interaksi langsung dinilai dapat memperkuat rasa kebersamaan sekaligus membangun motivasi peserta dalam mengikuti seluruh rangkaian perkemahan.
Kemah Bakti Saka Widya Budaya Bakti di Bongohulawa pun bukan sekadar kegiatan
perkemahan.
Di dalamnya terdapat ruang pembelajaran untuk memperkuat persaudaraan, menumbuhkan kemandirian dan mengasah semangat pengabdian para peserta.
Dengan suasana kebersamaan yang dibangun sejak welcome dinner, kegiatan tersebut diharapkan mampu meninggalkan pengalaman positif bagi 584 peserta
sekaligus memperkuat semangat mereka dalam menjalankan nilai-nilai kepramukaan.(Mg-04).
Editor : Azis Manansang