Booth UMKM Disalurkan ke Seluruh Kecamatan, Sofyan Puhi Ingatkan Jangan Tutup Trotoar dan Bahu Jal

Azis Manansang • Dipublikasikan Minggu, 6 September 2026 | 11:32 WIB

 

Bupati Gorontalo Sofyan Puhi menyerahkan bantuan booth portable di Pentadio Resort didampingi
Wakil Bupati Gorontalo Tonny S. Junus, Ketua DPRD Gorontalo Zulfikar Usira, para Asisten, serta jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah.(F:Diskominfo)
Bupati Gorontalo Sofyan Puhi menyerahkan bantuan booth portable di Pentadio Resort didampingi Wakil Bupati Gorontalo Tonny S. Junus, Ketua DPRD Gorontalo Zulfikar Usira, para Asisten, serta jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah.(F:Diskominfo)

Gorontalopost, LIMBOTO — Program pemberdayaan pelaku UMKM di Kabupaten Gorontalo memasuki tahap berikutnya. 

Pemerintah daerah kembali membagikan booth portable kepada pelaku usaha, kali ini dengan sasaran yang diperluas hingga seluruh kecamatan.

Baca Juga: Jamsostek Award 2026: Bone Bolango Terbaik I, Strategi Perlindungan Pekerja Menjangkau Warga Rentan

Di balik penyaluran fasilitas tersebut, Bupati Gorontalo Sofyan Puhi memberikan catatan  penting. 

Booth bantuan pemerintah tidak boleh ditempatkan sembarangan, terutama di 
atas trotoar dan bahu jalan yang merupakan fasilitas publik.

Sofyan menyampaikan hal tersebut ketika menghadiri penyerahan booth portable tahap  kedua di Pentadio Resort, Sabtu (5/9/2026). 

Ia meminta penerima bantuan memilih lokasi yang  mampu mendukung aktivitas perdagangan tanpa mengorbankan kenyamanan masyarakat.

Menurut Sofyan, penataan menjadi penting karena sejumlah booth telah terlihat 
menggunakan area trotoar dan media jalan di beberapa ruas utama. 

Jika dibiarkan, kondisi  itu dapat mengganggu pejalan kaki sekaligus memengaruhi kelancaran lalu lintas.

“Bantuan ini dimaksudkan untuk memperkuat usaha masyarakat, bukan untuk mengambil  fungsi fasilitas umum. 

Jadi, lokasi berjualan harus dipilih secara strategis dan tidak membuat trotoar atau jalan kehilangan fungsinya,” kata Sofyan.

Baca Juga: Tinggalkan HP di Dasbor Motor Saat Salat Jumat, Pelajar di Gorontalo Malah Kehilangan Ponsel

Selain mengatur lokasi, pemerintah daerah juga mengingatkan penerima agar tidak 
mengubah booth portable menjadi kios atau bangunan permanen. 

Bentuk booth harus tetap dipertahankan sehingga fasilitas tersebut sewaktu-waktu dapat dipindahkan.

Meski demikian, pelaku UMKM tetap diberi ruang untuk mempercantik sekaligus 
memperkuat identitas dagang. 

Penambahan nama merek atau identitas usaha diperbolehkan sepanjang tidak mengubah konstruksi utama booth.

“Silakan diberi identitas atau merek usaha agar lebih dikenal konsumen. Tetapi jangan  membangun tambahan yang membuat booth menjadi permanen,

sebab sejak awal fasilitas  ini dirancang agar mudah dipindahkan,” ujar Sofyan.

Program tahap kedua ini melanjutkan penyaluran sebelumnya yang lebih dahulu menyasar  pelaku UMKM di kawasan Menara Limboto. 

Dengan cakupan yang semakin luas, Pemkab Gorontalo berharap geliat ekonomi tidak hanya terpusat di kawasan tertentu, tetapi tumbuh di berbagai wilayah kecamatan.

Penyerahan booth tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Tonny S. Junus, Ketua DPRD 
Zulfikar Usira, para Asisten, serta pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten  Gorontalo.(Mg-04).

Editor : Azis Manansang
pedagangkecil Gorontalo PEMKAB GORONTALO bantuan UMKM Sofyan Puhi