Fikal Uloli Rebut Ketua KADIN Bone Bolango, Kalahkan Muhamad Risky Ahmad dengan Skor 20-10

Azis Manansang • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 00:00 WIB

 

Mukab Kadin Bone Bolango yang dibuka Bupati Bone Bolango Ismet Mile (F:istimewa)
Mukab Kadin Bone Bolango yang dibuka Bupati Bone Bolango Ismet Mile (F:istimewa)

Gorontalopost, SUWAWA — Kursi Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Bone Bolango akhirnya jatuh ke tangan Fikal Uloli setelah dirinya memenangkan pertarungan voting tertutup dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) KADIN Bone Bolango.

Fikal unggul cukup telak atas rivalnya, Muhamad Risky Ahmad, dengan perolehan 
20 suara berbanding 10 suara. 

Baca Juga: Mobil Operasional Indihome Tertimpa Pohon Tumbang di Telaga Jaya

Dari total 30 pemilik hak suara, dua pertiga dukungan berhasil dikantongi Fikal.

Hasil tersebut membuat Muskab KADIN Bone Bolango memiliki warna berbeda. 

Ketika musyawarah KADIN di sejumlah daerah lainnya disebut berakhir melalui aklamasi, Bone Bolango justru menyelesaikan kontestasi melalui mekanisme pemungutan suara.

Pertarungan dua kandidat itu tidak berlangsung sekadar formalitas. Masing-masing 
membawa dukungan dan pilihan sendiri, 

sehingga forum berjalan alot sebelum akhirnya penghitungan suara menentukan siapa yang mendapatkan mandat mayoritas.

Kemenangan Fikal memang memberikan legitimasi kuat. Namun, angka 10 suara untuk 
Muhamad Risky Ahmad juga tidak bisa diabaikan. 

Perolehan tersebut menunjukkan bahwa sebagian pemilik hak suara memiliki aspirasi berbeda yang harus tetap mendapatkan ruang dalam kepengurusan KADIN selanjutnya.

Karena itu, pekerjaan pertama Fikal setelah terpilih bukan hanya menyusun struktur 
organisasi. 

Baca Juga: Sofyan Puhi Ingin Festival HARFEST, Kerajinan dan Seni Lokal Bidik Pasar Internasiaonl

Ia juga perlu membangun kembali komunikasi antarkelompok agar kompetisi selama Muskab tidak berubah menjadi perpecahan berkepanjangan.

Mandat 20 suara harus diterjemahkan menjadi kepemimpinan yang mampu merangkul  seluruh anggota, termasuk mereka yang sebelumnya berada di belakang Muhamad Risky. 

Dengan begitu, hasil pemilihan dapat menjadi energi baru, bukan meninggalkan dua kubu yang terus berseberangan.

Tugas tersebut semakin penting karena KADIN Bone Bolango dihadapkan pada persoalan konkret yang dirasakan pelaku usaha. Akses modal, pasar, kemitraan dan iklim investasi masih membutuhkan perhatian serta penguatan.

KADIN juga dituntut tidak berhenti pada agenda seremonial organisasi. Forum pengusaha tersebut diharapkan dapat menjadi jembatan antara dunia usaha dan pemerintah daerah, 

sekaligus membuka peluang yang lebih luas bagi pengusaha besar maupun pelaku UMKM.

Sementara bagi Muhamad Risky, 10 suara yang diraih menunjukkan bahwa gagasan dan dukungannya tetap memiliki tempat dalam dinamika organisasi. 

Perbedaan pilihan justru dapat menjadi kontrol internal agar kepengurusan baru tetap berjalan secara terbuka dan akuntabel.

Muskab KADIN Bone Bolango akhirnya membuktikan bahwa kompetisi terbuka dapat menjadi pilihan dalam menentukan kepemimpinan organisasi. 

Fikal sudah memenangkan voting, tetapi ujian sebenarnya baru dimulai: menyatukan organisasi danmembuktikan KADIN mampu memberi dampak nyata terhadap perekonomian Bone Bolango.(Mg-05).

Editor : Azis Manansang
dunia usaha Bone Bolango KADIN GORONTALO kadin kadin indonesia