Gorontalopost, LIMBOTO — Kemarau yang masih berlangsung membuat kebutuhan air bersih warga di sejumlah wilayah Kabupaten Gorontalo mendapat perhatian serius pemerintah daerah.
Pada Sabtu (19/9/2026), BPBD Kabupaten Gorontalo mengirimkan 12 ribu liter air bersih ke dua desa di Kecamatan Pulubala.
Baca Juga: Golkar Bone Bolango Gelar Muscam dan Musdes, Pemkab Minta Aspirasi Warga Jadi Fokus Konsolidasi
Dua wilayah yang menjadi sasaran distribusi adalah Desa Ayumolingo dan Desa Molalahu. Pengiriman dilakukan menggunakan armada tangki BPBD dan langsung diarahkan ke lokasi yang membutuhkan.
Desa Ayumolingo mendapatkan pasokan air sebanyak 7.200 liter, sedangkan 4.800 liter lainnya diperuntukkan bagi masyarakat Desa Molalahu.
Bantuan ini ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan air sehari-hari warga yang terdampak kekeringan.
Proses distribusi dimulai sejak pukul 09.30 WITA. BPBD mengerahkan dua tim yang terdiri dari 10 personel untuk memastikan penyaluran dapat berjalan sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan.
Dukungan kendaraan juga disiapkan. Satu mobil serbaguna membawa tiga tangki dengan total kapasitas 3.600 liter.
Sementara satu unit mobil L300 dilengkapi dua tangki dengan kapasitas keseluruhan 2.400 liter.
Penyaluran air tersebut menjadi bagian dari penanganan pemerintah daerah terhadap dampak musim kemarau.
Pasokan air bersih diberikan untuk membantu warga yang mulai menghadapi keterbatasan ketersediaan air.
Baca Juga: Ancaman Karhutla Mengintai Saat Kemarau, BPBD Gorontalo Minta Warga Jangan Sembarangan Bakar
Respons serupa juga dilakukan Dinas Sosial PMD Kabupaten Gorontalo. Kepala Dinsos PMD Haris S. Tome mengoordinasikan penyaluran air bagi masyarakat yang membutuhkan di Kecamatan Bongomeme dan Kecamatan Limboto.
Keterlibatan BPBD dan Dinsos PMD menunjukkan bahwa penanganan kebutuhan air selama kemarau dilakukan melalui beberapa perangkat daerah.
Bantuan tersebut diarahkan untuk menjaga pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat selama kondisi kering masih berlangsung.
Pemerintah Kabupaten Gorontalo terus merespons kebutuhan warga di wilayah yang terdampak kekeringan dengan menyalurkan air bersih secara langsung ke lokasi yang membutuhkan.(Mg-04).
Editor : Azis Manansang