Buka PASSA 2026, Sofyan Puhi Tekankan Peran Pesantren Cetak Generasi Unggul Menuju Indonesia Emas

Azis Manansang • Dipublikasikan Senin, 12 Oktober 2026 | 15:09 WIB

 

Bupati Gorontalo Sofyan Puhi  saat membuka PASSA 2026 di Pondok Pesantren Al-Falah.(F:Diskominfo)
Bupati Gorontalo Sofyan Puhi saat membuka PASSA 2026 di Pondok Pesantren Al-Falah.(F:Diskominfo)

Gorontalopost, LIMBOTO – Panggung Pagelaran Akbar Seni Santri Al-Falah (PASSA) 2026 menjadi lebih dari sekadar tempat unjuk kemampuan. 

Di hadapan keluarga besar Pondok Pesantren Al-Falah, Bupati Gorontalo Sofyan Puhi menekankan pentingnya seni 

dan budaya sebagai sarana membentuk generasi muda yang kreatif, berkarakter, serta tetap berpegang pada  nilai-nilai keislaman.

Baca Juga: Dugaan Perekaman Diam-Diam di Kamar Mandi SPPG Mananggu Berujung Laporan Polisi

Pesan itu disampaikan saat membuka PASSA 2026 di Pondok Pesantren Al-Falah, Sabtu  malam (10/10/2026). 

Sofyan menilai, kegiatan yang melibatkan kreativitas santri tersebut memiliki nilai pendidikan yang penting, 

terutama dalam menumbuhkan bakat, membangun kepribadian, dan memperkuat identitas generasi muda.

Menurutnya, pagelaran seni di lingkungan pesantren tidak berhenti pada penampilan di  atas panggung. 

Kegiatan semacam ini juga dapat menjadi media pembinaan yang mempertemukan kreativitas, pendidikan karakter, ajaran agama, dan pelestarian budaya dalam satu ruang pembelajaran.

Memasuki penyelenggaraan kelima, PASSA mendapat apresiasi karena terus 
dipertahankan oleh keluarga besar Pondok Pesantren Al-Falah. 

Bagi Sofyan, keberlanjutan kegiatan tersebut membuka ruang bagi para santri untuk mengembangkan kemampuan sekaligus membangun kepercayaan diri melalui karya seni dan budaya.

Baca Juga: Gerbong Mutasi Polda Gorontalo Bergerak, Petrus Silalahi Pimpin Reskrimum

Lebih jauh, ia menempatkan peran pesantren sebagai bagian penting dalam menyiapkan 
generasi yang mampu menghadapi tantangan masa depan. 

Target Indonesia Emas 2045, kata dia, membutuhkan keterlibatan bersama, bukan hanya dari pemerintah dan lembaga pendidikan, tetapi juga pesantren, orang tua, serta masyarakat. 

Para santri pun diingatkan agar terus berkarya dan mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan budaya leluhur maupun jati diri.

Acara pembukaan PASSA 2026 dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Wakil  Ketua dan anggota DPRD Kabupaten Gorontalo, pimpinan Pondok Pesantren Al-Falah, serta orang tua santri.(Mg-04).

Editor : Azis Manansang
PEMKAB GORONTALO Pendidikan Pesantren KABUPATEN GORONTALO Sofyan Puhi