Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Apakah Kopi Aman Bagi Pasien Hipertensi? Begini Kata Dokter

Tina Mamangkey • Senin, 17 Juli 2023 | 20:13 WIB
Ilustrasi secangkir kopi (ANTARA/Pexels/Lisa Fotios)
Ilustrasi secangkir kopi (ANTARA/Pexels/Lisa Fotios)

GORONTALOPOST - Dr. Bambang Widyantoro, SpJP(K), PhD, seorang dokter spesialis jantung di RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, memperbolehkan pasien hipertensi untuk mengonsumsi kopi setiap hari, asalkan tanpa gula.

"Orang sakit jantung, tekanan darah tinggi tetap boleh minum kopi, tapi tanpa gula.

Kopi bagus untuk jantung dan pembuluh darah, selama pasien dan kita yang mengonsumsinya tidak sensitif terhadap kafein," ujar beliau dalam konferensi pers di Jakarta pada hari Senin.

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam Journal of American Heart Association pada Desember 2022 menunjukkan bahwa pasien hipertensi yang mengonsumsi satu cangkir kopi setiap hari tidak memiliki risiko meninggal akibat stroke, serangan jantung, dan penyakit kardiovaskular lainnya.

Dr. Bambang menyatakan bahwa kopi tidak menyebabkan seseorang terkena hipertensi.

Namun, beliau menyarankan agar orang-orang yang sensitif terhadap kafein sebaiknya tidak mengonsumsi atau bahkan berhenti minum kopi.

Hal ini karena orang yang sensitif terhadap kafein biasanya akan mengalami detak jantung yang cepat, meskipun mereka mengonsumsi kopi dalam jumlah kecil.

"Namun bagi mereka yang sudah terbiasa minum kopi hitam tanpa gula dan tidak mengalami detak jantung yang cepat, boleh dilanjutkan dengan konsumsi yang moderat, sekitar dua hingga tiga cangkir sehari," sarannya.

Hipertensi, atau tekanan darah tinggi, adalah suatu kondisi di mana tekanan darah sistolik ≥ 140 mmHg dan/atau tekanan darah diastolik ≥ 90 mmHg.

Kondisi ini sering disebut sebagai "pembunuh diam" karena sering kali tidak menimbulkan gejala yang nyata, sehingga pasien tidak menyadari bahwa mereka menderita hipertensi, tetapi kemudian menemukan diri mereka sudah memiliki komplikasi atau penyakit yang terkait dengan hipertensi.

Hipertensi diketahui sebagai faktor risiko utama untuk penyakit jantung, stroke, dan gangguan pembuluh darah lainnya.

Dr. Bambang menekankan pentingnya pemahaman akan pola hidup yang sehat dan pemantauan tekanan darah secara rutin, mengingat perubahan pola gaya hidup yang terjadi pada berbagai kelompok masyarakat belakangan ini.

Beliau juga menambahkan bahwa kurang istirahat atau tidur yang tidak cukup adalah salah satu faktor pola hidup yang dapat menyebabkan hipertensi.

Kurang tidur dapat memengaruhi variasi tekanan darah tubuh dalam 24 jam dan lama kelamaan dapat menyebabkan hipertensi. (Antara)

Editor : Tina Mamangkey
#pasien hipertensi #Kopi #kafein #minum kopi