GORONTALOPOST - Gigi geraham bungsu atau gigi molar ketiga adalah gigi yang muncul pada orang dewasa, biasanya pada usia 17-21 tahun. Pertumbuhannya yang tidak dapat diprediksi menjadikan gigi bungsu sebagai kondisi yang unik.
Dalam beberapa kasus, gigi bungsu dianggap berbahaya karena dapat menyebabkan nyeri yang berlebihan dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Namun, tidak semua orang perlu mencabut gigi bungsu, terutama jika gigi tersebut tidak tumbuh atau terpendam seumur hidup.
Menurut laporan dari Washington Post, yang dilansir pada Kamis (10/8), para ahli mengungkapkan bahwa gigi bungsu sebaiknya dicabut jika menyebabkan rasa sakit, mengalami kerusakan, pembengkakan, atau menunjukkan tanda-tanda adanya penyakit lain.
Gigi bungsu dianggap berisiko jika mengalami impaksi atau tidak mampu tumbuh secara normal di dalam rongga mulut, yang dapat menyebabkan pertumbuhan gigi yang miring dan memberikan tekanan pada gigi di sebelahnya.
"Dokter bedah mulut perlu melakukan pemeriksaan dan membuat keputusan berdasarkan hasil pemeriksaan klinis serta hasil sinar-X. Meskipun mungkin ada beberapa perbedaan pendapat di kalangan dokter gigi, namun kebanyakan keputusan didasarkan pada petunjuk klinis," ungkap Dena Fischer, Direktur Pusat Penelitian Klinis di National Institute of Dental and Craniofacial Research.
Beberapa dokter menyarankan bahwa mencabut gigi bungsu pada usia muda merupakan langkah yang lebih aman, lebih mudah, dan pemulihannya juga lebih cepat. Gigi bungsu yang tumbuh pada usia muda memiliki akar gigi yang belum sepenuhnya berkembang, sehingga risiko komplikasi lebih rendah.
Namun, tidak semua gigi bungsu yang tumbuh perlu segera dicabut. Pasien tidak perlu terburu-buru dalam melakukan pencabutan jika gigi bungsu tidak menimbulkan masalah atau rasa sakit. Penting untuk diingat bahwa hanya gigi bungsu yang mengalami masalah yang sebaiknya dicabut, bukan semua empat gigi bungsu sekaligus.
William Love, direktur layanan gigi di University of California Davis Medical Center, juga menekankan hal tersebut. "Tidak bijaksana untuk mencabut tiga gigi hanya berdasarkan satu diagnosa," ungkap William.
Pendapat ini juga didukung oleh sebuah jurnal dari American Association of Oral and Maxillofacial Surgeons. Meskipun tidak semua gigi bungsu harus dicabut, penting untuk diingat bahwa semakin lama pasien menunda tindakan, semakin sulit proses pencabutan dan pemulihan ketika masalah akhirnya muncul.
Pasien disarankan untuk tetap mempertahankan gigi bungsu jika tidak menimbulkan gejala yang mengganggu dan untuk terus berkomunikasi dengan dokter gigi mengenai kondisi gigi mereka. (jpg)