GORONTALOPOST - Meskipun sering dianggap sebagai makanan yang dapat membahayakan kesehatan jika dikonsumsi secara rutin, sebuah penelitian menunjukkan bahwa mie instan sebenarnya boleh dimakan setiap hari.
Dokter Tirta, dalam kanal YouTube pribadinya Tirta PengPengPeng, mengungkapkan pandangannya mengenai konsumsi mie instan dalam video berdurasi delapan menit 48 detik.
Dokter Tirta menjelaskan bahwa satu bungkus mie instan umumnya mengandung protein dalam jumlah kecil, karbohidrat yang sedikit, dan tingkat garam natrium yang cukup tinggi.
Menariknya, kandungan garam natrium dalam satu bungkus mie instan dikatakan sudah mencapai 80 persen kebutuhan garam tubuh manusia.
Dokter Tirta mengingatkan tentang bahaya kelebihan garam natrium pada tubuh manusia, terutama jika mie dimakan secara berlebihan.
Meskipun mie itu sendiri dianggap sebagai sumber energi yang baik karena terbuat dari gandum, Dokter Tirta menyebutkan bahwa yang membuat mie instan sering dianggap berbahaya adalah kandungan bumbu di dalamnya.
Namun, dia menekankan bahwa konsumsi mie instan setiap hari sebenarnya diperbolehkan, terutama jika dilakukan oleh seseorang yang memiliki aktivitas fisik yang intens.
Sebagai contoh, bagi mereka yang rutin berolahraga setiap hari, mereka akan membakar kalori dalam jumlah besar, sehingga kebutuhan akan gizi juga meningkat.
Dalam hal ini, konsumsi mie instan dalam jumlah yang lebih besar dianggap dapat diterima.
Dokter Tirta menyebutkan bahwa tubuh akan mengeluarkan kelebihan garam melalui urin dan keringat selama aktivitas fisik, mengurangi risiko penyerapan berlebihan.
Namun, Dokter Tirta juga memberi peringatan bahwa konsumsi mie instan secara berlebihan tanpa adanya aktivitas fisik dapat meningkatkan risiko hipertensi dan obesitas.
Oleh karena itu, penting untuk menjaga keseimbangan antara konsumsi mie instan dan tingkat aktivitas fisik untuk mendukung kesehatan yang optimal. (jpg)
Editor : Tina Mamangkey