Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Perhatikan Tanda-tanda Ini, Mengenali Ciri Darah Keguguran pada Kehamilan Muda

Nur Fadilah • Senin, 19 Agustus 2024 | 10:16 WIB

Ilustrasi: Keguguran
Ilustrasi: Keguguran

GORONTALOPOST
-Keguguran pada kehamilan muda adalah salah satu pengalaman yang paling menyedihkan dan menakutkan bagi calon ibu.

Keguguran umumnya terjadi sebelum kehamilan mencapai usia 20 minggu, dan ada beberapa tanda yang dapat menjadi indikator awal dari kondisi ini. Salah satu tanda yang paling signifikan adalah adanya perdarahan atau keluarnya darah dari vagina.

Namun, penting untuk memahami bahwa tidak semua perdarahan selama kehamilan berarti keguguran. Oleh karena itu, mengetahui ciri-ciri darah keguguran dapat membantu Anda lebih waspada dan segera mencari bantuan medis jika diperlukan.

Ciri-ciri Darah Keguguran yang Perlu Diperhatikan

1. Bercak Darah Berwarna Cerah
Pada awal keguguran, darah yang keluar dari vagina bisa berupa bercak darah yang berwarna cerah. Ini biasanya menjadi tanda awal bahwa ada sesuatu yang tidak beres dengan kehamilan. Jika Anda mengalami perdarahan ringan atau bercak darah, penting untuk segera berkonsultasi dengan dokter.

2. Gumpalan Darah
Seiring dengan meningkatnya perdarahan, darah yang keluar bisa berubah menjadi gumpalan. Gumpalan ini biasanya berukuran lebih besar dari gumpalan darah saat menstruasi dan dapat disertai dengan jaringan kehamilan yang keluar. Ini adalah salah satu tanda yang paling umum dari keguguran.

3. Jumlah Darah yang Banyak
Salah satu ciri khas keguguran adalah perdarahan yang lebih banyak dibandingkan dengan perdarahan normal saat hamil muda. Jika Anda mengalami perdarahan hebat yang tidak biasa, ini bisa menjadi indikasi keguguran dan memerlukan penanganan medis segera.

4. Lamanya Perdarahan
Perdarahan akibat keguguran biasanya berlangsung lebih lama dibandingkan perdarahan biasa. Jika Anda mengalami perdarahan yang terus menerus dan tidak kunjung berhenti, segera periksakan diri ke dokter untuk mengetahui penyebabnya.

Penyebab Keguguran

Keguguran bisa disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain:

- Gangguan Plasenta : Plasenta yang tidak berkembang dengan baik atau terlepas dari dinding rahim bisa menyebabkan keguguran.


- Kelainan Genetik atau Kromosom: Masalah genetik yang terjadi pada embrio bisa menyebabkan keguguran di awal kehamilan.


- Infeksi: Infeksi tertentu, seperti infeksi TORCH (Toksoplasma, Rubella, CMV, dan Herpes), dapat meningkatkan risiko keguguran.

Apa yang Harus Dilakukan Jika Mengalami Gejala Keguguran?

Jika Anda mengalami salah satu atau lebih dari ciri-ciri di atas, segera hubungi tenaga medis. Meskipun tidak semua perdarahan saat hamil muda berarti keguguran, penting untuk memastikan kondisi kehamilan Anda dengan pemeriksaan yang tepat.

Dokter mungkin akan melakukan pemeriksaan ultrasonografi (USG) untuk memeriksa kondisi janin dan memberikan saran medis yang diperlukan.

Menghadapi kemungkinan keguguran adalah situasi yang sangat sulit. Dukungan dari pasangan, keluarga, dan teman-teman sangat penting untuk membantu Anda melewati masa-masa sulit ini.

Selain itu, jangan ragu untuk mencari dukungan emosional dan psikologis jika diperlukan.(alodokter)

Editor : Nur Fadilah
#usg #Hamil #keguguran