GORONTALOPOST -Benjolan di ketiak sering kali menimbulkan kekhawatiran. Meskipun tidak selalu berbahaya, penting untuk mengetahui kemungkinan penyebabnya.
Berikut adalah empat kemungkinan penyebab munculnya benjolan di ketiak yang perlu Anda ketahui.
1.Pembengkakan Kelenjar Getah Bening
Kelenjar getah bening adalah bagian dari sistem kekebalan tubuh yang berfungsi melawan infeksi.
Ketika ada infeksi di tubuh, seperti infeksi saluran pernapasan atau infeksi bakteri pada kulit, kelenjar getah bening di ketiak dapat membengkak. Pembengkakan ini biasanya tidak berbahaya dan akan mereda setelah infeksi sembuh.
2.Infeksi Kulit atau Folikel Rambut
Infeksi pada kulit atau folikel rambut, seperti folikulitis atau bisul, bisa menyebabkan benjolan di ketiak. Kondisi ini biasanya ditandai dengan rasa nyeri, kemerahan, dan terkadang disertai nanah.
Perawatan yang tepat seperti menjaga kebersihan area, menggunakan salep antibiotik, atau bahkan perawatan medis dapat membantu menyembuhkan infeksi ini.
3.Kista atau Lipoma
Benjolan di ketiak juga bisa disebabkan oleh kista, yang merupakan kantong berisi cairan, atau lipoma, yaitu pertumbuhan jaringan lemak yang jinak.
Kedua kondisi ini biasanya tidak berbahaya dan tidak menimbulkan rasa sakit, namun jika benjolan tumbuh atau menimbulkan ketidaknyamanan, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter.
4.Tanda Kanker
Meskipun jarang, benjolan di ketiak bisa menjadi tanda awal kanker, seperti kanker payudara atau limfoma. Jika benjolan keras, tidak bergerak, atau terus membesar selama beberapa minggu, sebaiknya segera periksakan ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.
Benjolan di ketiak bisa memiliki berbagai penyebab, mulai dari infeksi ringan hingga kondisi yang lebih serius.
Sangat penting untuk memperhatikan gejalanya dan berkonsultasi dengan tenaga medis jika benjolan tersebut tidak hilang atau semakin membesar.
Deteksi dini sangat penting untuk penanganan yang lebih efektif.
Selalu perhatikan kesehatan Anda dan jangan ragu untuk mencari bantuan medis jika Anda mengalami gejala yang tidak biasa!(jpg)
Editor : Nur Fadilah