Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Hati-Hati, Nyeri Saat Menelan Bisa Jadi Tanda Gangguan Serius

Nur Fadilah • Senin, 7 April 2025 | 13:08 WIB

Ilustrasi nyeri saat menelan. (Freepik)
Ilustrasi nyeri saat menelan. (Freepik)

GORONTALOPOST
-Menelan adalah aktivitas sederhana yang kita lakukan setiap hari tanpa berpikir panjang.

Namun, bagaimana jika tiba-tiba terasa sakit saat menelan air, makanan, atau bahkan ludah? Nyeri saat menelan dalam istilah medis disebut odynophagia bisa jadi bukan keluhan biasa.

Jika dibiarkan, kondisi ini bisa menandakan adanya gangguan serius pada saluran tenggorokan, pencernaan, atau bahkan sistem kekebalan tubuh.

Penyebab Umum Nyeri Saat Menelan

Nyeri saat menelan bisa berasal dari berbagai penyebab, mulai dari yang ringan hingga yang memerlukan perhatian medis segera. Berikut beberapa di antaranya:

  1. Infeksi Tenggorokan Radang tenggorokan akibat virus (seperti flu atau COVID-19) atau bakteri (misalnya Streptococcus) adalah penyebab paling umum. Gejala biasanya disertai demam, batuk, dan pembengkakan kelenjar getah bening.
  2. Tonsilitis (Radang Amandel) Amandel yang meradang bisa membengkak dan membuat menelan terasa sangat menyakitkan, terutama pada anak-anak.
  3. Refluks Asam Lambung (GERD) Asam lambung yang naik ke kerongkongan bisa menyebabkan iritasi hingga luka di dinding esofagus, yang kemudian menimbulkan rasa nyeri saat menelan.
  4. Sariawan atau Luka di Mulut Luka di langit-langit, lidah, atau tenggorokan akibat sariawan, makanan panas, atau cedera ringan bisa menimbulkan rasa sakit saat menelan.
  5. Abses Peritonsil Ini adalah kumpulan nanah di sekitar amandel akibat infeksi yang serius. Nyeri biasanya sangat intens, bahkan hingga ke telinga.
  6. Tumor atau Kanker di Area Tenggorokan Walau jarang, nyeri saat menelan yang menetap dan tidak membaik bisa menjadi gejala awal kanker tenggorokan atau esofagus, terutama jika disertai penurunan berat badan, suara serak, atau batuk darah.

Kapan Harus Waspada?

Nyeri menelan bisa dianggap serius jika disertai dengan gejala seperti:

Jika mengalami gejala-gejala tersebut, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter THT atau dokter umum.

Solusi dan Penanganan

Penanganan nyeri saat menelan tergantung pada penyebabnya. Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan:

Nyeri saat menelan memang bisa terasa sepele, namun jika berlangsung lama atau disertai gejala lain, jangan abaikan. Kenali penyebabnya sejak dini agar penanganan bisa dilakukan tepat waktu.

Menelan mungkin terlihat remeh, tetapi rasa sakit di baliknya bisa mengungkapkan sesuatu yang jauh lebih besar.(jpg)

Editor : Nur Fadilah
#Nyeri Menelan #amandel