Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Intermittent Fasting, Pola Makan Fleksibel yang Efektif Turunkan Berat Badan dan Jaga Kesehatan

Nur Fadilah • Kamis, 10 Juli 2025 | 09:35 WIB

Ilustrasi Intermittent Fasting
Ilustrasi Intermittent Fasting

GORONTALOPOST
-Intermittent fasting (IF) atau puasa intermiten belakangan ini semakin populer sebagai metode diet yang tidak hanya membantu menurunkan berat badan, tetapi juga memberikan manfaat kesehatan lainnya.

Tidak seperti diet konvensional yang membatasi jenis atau porsi makanan, IF menitikberatkan pada kapan seseorang makan, bukan apa yang dimakan.

Apa Itu Intermittent Fasting?

Intermittent fasting adalah pola makan yang mengatur waktu antara periode makan dan berpuasa. Selama masa puasa, Anda tidak mengonsumsi makanan sama sekali atau hanya minum air putih, teh, atau kopi tanpa gula.

Pada waktu makan, Anda bisa makan seperti biasa tanpa harus menghitung kalori secara ketat atau menghindari jenis makanan tertentu.

Beberapa pola IF yang umum dipraktikkan antara lain:

Manfaat Intermittent Fasting

Berikut beberapa manfaat intermittent fasting yang telah dibuktikan melalui berbagai penelitian:

  1. Menurunkan Berat Badan
    IF membantu mengurangi asupan kalori secara alami karena Anda membatasi waktu makan. Selain itu, puasa memicu pembakaran lemak lebih efektif karena tubuh menggunakan cadangan energi setelah glukosa habis.
  2. Meningkatkan Sensitivitas Insulin
    Pola puasa dapat menurunkan kadar gula darah dan meningkatkan sensitivitas insulin, yang sangat bermanfaat bagi penderita pradiabetes atau diabetes tipe 2.
  3. Meningkatkan Fungsi Otak
    Selama puasa, tubuh menghasilkan hormon brain-derived neurotrophic factor (BDNF) yang diyakini mendukung pertumbuhan sel saraf dan melindungi otak dari penyakit degeneratif.
  4. Memperlambat Penuaan dan Meningkatkan Umur Panjang
    Beberapa studi pada hewan menunjukkan bahwa IF dapat memperlambat proses penuaan dan memperpanjang usia hidup. Meski masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut pada manusia, hasil awalnya cukup menjanjikan.
  5. Memperbaiki Sistem Pencernaan
    Dengan memberi jeda pada sistem pencernaan, tubuh punya waktu untuk ‘membersihkan’ diri dan memperbaiki jaringan yang rusak.

Siapa yang Cocok Melakukan IF?

Intermittent fasting cocok untuk sebagian besar orang dewasa yang sehat. Namun, metode ini tidak dianjurkan untuk:

Sebelum mencoba IF, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter atau ahli gizi, terutama jika Anda memiliki kondisi medis tertentu.

Tips Sukses Menjalani IF

Intermittent fasting bukan sekadar tren diet, tapi bisa menjadi gaya hidup sehat yang fleksibel dan mudah dijalani. Dengan mengatur waktu makan secara bijak, Anda tidak hanya berpeluang mendapatkan berat badan ideal, tapi juga meningkatkan kualitas kesehatan secara menyeluruh.

Yang terpenting, kenali kondisi tubuh Anda sendiri dan pilih pola IF yang paling cocok untuk dijalani.(*)

Editor : Nur Fadilah
#intermitten fasting #tren diet