Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Ubi Jalar dan Lemak Sehat Jadi Kombinasi Terbaik untuk Tubuh

Nur Fadilah • Selasa, 19 Mei 2026 | 10:11 WIB
Arsip foto - Ubi jalar asal Jawa Barat. /ANTARA/HO-Humas Pemprov Jabar.
Arsip foto - Ubi jalar asal Jawa Barat. /ANTARA/HO-Humas Pemprov Jabar.

 
GORONTALOPOST
-Ubi jalar atau ketela rambat bukan hanya makanan tradisional yang mengenyangkan, tetapi juga dikenal sebagai sumber nutrisi penting bagi tubuh.

Warna oranye cerah pada ubi jalar menandakan tingginya kandungan beta-karoten, pigmen alami yang nantinya diubah tubuh menjadi vitamin A.

Vitamin A memiliki banyak manfaat, mulai dari menjaga kesehatan mata, memperkuat sistem kekebalan tubuh, hingga membantu menjaga kesehatan kulit. Bahkan, satu ubi jalar ukuran sedang disebut mampu memenuhi kebutuhan harian vitamin A seseorang.

Namun ternyata, manfaat ubi jalar bisa lebih optimal tergantung cara mengolah dan mengonsumsinya.

Para ahli gizi menyarankan metode merebus atau mengukus sebagai cara terbaik memasak ubi jalar. Dibandingkan memanggang atau menggoreng, kedua metode tersebut dinilai mampu mempertahankan kandungan beta-karoten lebih tinggi.

Ahli gizi Dawn Jackson Blatner, RDN, CSSD mengatakan proses memasak membantu tubuh menyerap beta-karoten lebih baik dibandingkan saat ubi dikonsumsi mentah.

Menurutnya, penelitian menunjukkan bahwa mengukus dan merebus mampu mempertahankan lebih dari 80 persen kandungan beta-karoten asli pada ubi jalar. Bahkan, metode mengukus disebut memiliki sedikit keunggulan dibanding merebus.

Selain menjaga kandungan beta-karoten, mengukus juga dinilai lebih baik dalam mempertahankan vitamin yang larut dalam air seperti vitamin C dan vitamin B6. Hal ini karena ubi tidak terendam langsung di dalam air selama proses memasak.

Para ahli juga menyarankan agar air rebusan ubi tidak langsung dibuang. Air tersebut masih mengandung vitamin yang larut selama proses memasak dan bisa dimanfaatkan kembali untuk membuat sup atau semur.

Tak hanya bagian dagingnya, kulit ubi jalar juga menyimpan manfaat besar. Penelitian menunjukkan kulit ubi mengandung antioksidan lebih tinggi dibanding bagian dalamnya. Karena itu, ubi jalar dianjurkan dimasak bersama kulitnya setelah dicuci bersih.

Selain cara memasak, ada satu hal penting lain yang sering diabaikan, yakni penambahan lemak sehat saat mengonsumsi ubi jalar.

Beta-karoten termasuk nutrisi yang larut dalam lemak. Artinya, tubuh membutuhkan sedikit asupan lemak agar vitamin A dapat diserap lebih maksimal. Penelitian menunjukkan konsumsi makanan kaya beta-karoten bersama sekitar 3 hingga 5 gram lemak sehat dapat meningkatkan penyerapannya.

Ahli gizi Katie Morford, M.S., RD menyarankan ubi jalar dikombinasikan dengan alpukat, yogurt full-fat, kacang-kacangan, biji-bijian, atau sedikit minyak zaitun.

Selain direbus dan dikukus, ubi jalar juga tetap lezat dinikmati dalam berbagai olahan lain seperti dipanggang, dihaluskan menjadi mashed sweet potato, atau dimasak menggunakan air fryer.

Namun, menambahkan sedikit lemak sehat tetap menjadi kunci agar manfaat vitamin A dari ubi jalar bisa diperoleh secara maksimal.(antara)

Editor : Nur Fadilah
#ubi jalar #vitamin #kesehatan