GORONTALOPOST - Jin dan setan adalah makhluk halus yang dipercaya hidup berdampingan dengan manusia.
Mereka diyakini memiliki nafsu dan keinginan seperti manusia, termasuk dalam hal makanan.
Dilansir dari kanal youtube Odua Popular, berikut adalah 6 makanan dan minuman manusia yang disukai jin dan setan:
1. Tulang-Tulang
Tulang-tulang merupakan makanan yang sangat disukai jin dan setan. Oleh karena itu, setelah selesai makan daging dan ikan, buanglah tulangnya ke tempat sampah dengan benar.
2. Kotoran
Kotoran merupakan makanan kesukaan jin dan setan karena mereka menyukai tempat kotor seperti kamar mandi dan tempat sampah. Dalam sebuah hadis riwayat Tirmidzi: "Janganlah kalian beristinja membersihkan kotoran pada dubur dengan kotoran atau tulang, karena keduanya merupakan bekal bagi saudara kalian dari kalangan Jin."
3. Darah
Jin sangat menyukai darah, baik itu darah hewan atau manusia, entah itu darah luka atau darah haid kaum wanita. Itulah mengapa wanita sebaiknya tidak membuang sembarangan pembalut menstruasinya.
4. Bangkai
Bangkai menjadi makanan favorit para jin, baik itu bangkai manusia maupun hewan. Bangkai hewan yang tidak disebut nama Allah saat disembelih, kecuali ikan dan belalang.
5. Makan dengan Tangan Kiri
Dalam sebuah hadis riwayat Muslim: "Jika salah seorang di antara kalian sedang makan, makanlah dengan tangan kanannya. Ketika minum, minumlah dengan tangan kanan, karena setan itu makan dan minum dengan tangan kirinya."
6. Makanan yang Dimakan tanpa Menyebut Nama Allah
Dalam sebuah hadis riwayat Muslim: "Jika salah seorang di antara kalian memasuki rumahnya lalu dia berzikir kepada Allah ketika memasukinya dan ketika hendak makan, maka setanpun berkata pada teman-temannya: 'Sungguh, kalian tidak mendapat tempat bermalam dan tidak mendapat makan malam.'
Namun, jika seseorang memasuki rumah dan tidak berzikir pada Allah, setanpun berkata pada teman-temannya: 'Akhirnya kalian mendapatkan tempat bermalam.' Jika ia tidak menyebut nama Allah ketika makan, setanpun berucap pada teman-temannya: 'Kalian akhirnya mendapat tempat bermalam dan makan malam.'"
Editor : Tina Mamangkey