GORONTALOPOST - Ketika kita bertemu dengan seseorang untuk pertama kalinya, rasa penasaran tentang siapa mereka dan apa yang mereka pikirkan sering kali menghampiri pikiran kita.
Menurut para pakar psikologi, ketika berkomunikasi, lebih dari separuh pesan yang disampaikan berasal dari bahasa tubuh, diikuti oleh nada suara, dan baru kemudian kata-kata yang diucapkan.
Dengan memahami bahasa tubuh dan perilaku seseorang, kita bisa mendapatkan wawasan yang lebih dalam tentang kepribadian dan pikiran mereka.
Jadi, jika kamu ingin mengetahui apa yang dipikirkan oleh orang lain ketika pertama kali bertemu, maka perhatikan petunjuk-petunjuk berikut ini:
1. Kontak Mata:
Ada pepatah yang mengatakan bahwa mata adalah jendela hati. Untuk mengetahui jenis kontak mata mana yang diberikan, kamu harus bisa mempertimbangkan konteksnya.
Misalnya, jika seseorang benar-benar tidak bisa mengalihkan pandangannya darimu, maka itu bisa berarti bahwa dia tertarik atau suka kepadamu,disisi lain, jika kamu bertatapan mata dengan sesamamu, dan kemudian dia tidak melihatmu kembali, maka itu bisa menandakan bahwa dirinya merasa gugup atau menyembunyikan sesuatu.
Lalu, kalau kamu berbicara dengan individu yang tatapan matanya membuatmu merasa tidak nyaman, terutama jika matanya tidak berkedip, itu bisa menandakan bahwa dia berbohong.
2. Alis Mata
Bila kamu ingin melihat seberapa nyaman orang lain ketika berbicara denganmu, maka lihatlah alis matanya.
Ada tiga emosi utama yang membuat alis manusia terangkat: terkejut, khawatir, dan rasa takut.
Cobalah untuk mengangkat alis matamu ketika sedang mengobrol santai dengan teman terdekat. Pasti akan sulit, bukan? Nah, jika kamu berbicara dengan seseorang dan dia mengangkat alisnya, padahal topik pembicaraan kalian tidak menyebabkan rasa terkejut, khawatir, atau takut, berarti individu tersebut merasa tidak nyaman.
3. Senyuman
Dalam hal tersenyum, mulut dan bibir bisa berbohong, tetapi tidak dengan mata.
Harus diketahui bahwa senyum yang benar-benar tulus adalah senyum yang sampai ke mata dan menciptakan kerutan di sekitarnya.
Manusia sering tersenyum untuk menyembunyikan apa yang sebenarnya mereka pikirkan dan rasakan.
Jadi, lain kali jika kamu ingin tahu apakah senyum orang lain tulus atau tidak, perhatikan kerutan di sekitar area matanya. Jika tidak ada kerutan, maka itu berarti mereka menyembunyikan sesuatu.
4. Apa yang Diucapkan
Kalau kamu bertemu seseorang untuk pertama kalinya, dan dia terus-menerus membicarakan hal-hal positif, seperti memuji pasangan atau rekan kerjanya, maka kemungkinan besar individu tersebut memiliki kepribadian yang cukup baik.
Penelitian menunjukkan bahwa semakin sering seseorang menilai positif sesamanya sebagai pribadi yang baik, sopan, penuh kasih, dan santun, maka kemungkinan besar dia juga memiliki sifat-sifat tersebut.
Begitu juga sebaliknya, jika sering membicarakan hal-hal buruk, maka orang itu cenderung juga mempunyai karakter yang sama.
5. Parabahas
Parabahasa adalah sebuah bentuk komunikasi nonverbal, seperti gerakan tangan, ekspresi wajah, postur tubuh, dan gelengan kepala.
Pada dasarnya, parabahasa merupakan sebuah cara yang bagus untuk mengetahui pikiran lawan bicara kita, dengan memerhatikan seluruh aspeknya.
Misalnya, jika seseorang menggunakan nada monoton untuk merespon perkataanmu, maka kemungkinan besar dia tidak suka atau tidak tertarik dengan kata-kata yang kamu lontarkan.
Lalu, kalau ada yang menggunakan sarkasme, itu menandakan bahwa apa yang sebenarnya ingin dikatakan berkebalikan dengan apa yang diucapkannya.
Jadi, perhatikanlah penekanan yang diberikan lawan bicaramu ketika bertutur kata dan lihat bagaimana cara pelafalannya. Ini dapat memberikanmu petunjuk tentang apa niat mereka yang sesungguhnya.
6. Lirikan Menyampin
Ketika kamu bertemu seseorang, jika dia benar-benar antusias ingin menemuimu, maka ingatlah bahwa tubuhnya pasti akan menghadap ke arahmu, dan dia juga akan melakukan kontak mata.
Disisi lain, kalau bertemu dengan individu yang langsung melirik ke samping saat berjumpa denganmu, maka itu adalah bahasa tubuh yang menunjukkan bahwa mereka ingin pergi.
7. Frekuensi Mengangguk
Pada umumnya, mengangguk merupakan tanda untuk menyetujui sesuatu.
Akan tetapi, harus diketahui bahwa apabila ada orang yang mengangguk berlebihan, maka itu mungkin menandakan bahwa mereka cemas tentang sebuah kesepakatan.
Ketika memberi instruksi kepada misalnya teman atau bawahanmu, dan mereka mengangguk secara eksesif, itu berarti mereka khawatir tentang apa yang kamu pikirkan, dan bertanya-tanya apakah kemampuan mereka dalam mengikuti aba-aba diragukan atau tidak.
8. Dagu dan Rahang
Ketika manusia mencoba membuat keputusan, maka menggosok dagu, dan melihat ke arah atas, bawah, atau samping adalah hal yang cenderung dilakukan, dan ini menandakan pemikiran yang keras.
Lalu, rahang yang terketuk menandakan seseorang sedang mengalami stres yang mendalam dan merasa tidak nyaman dengan situasi sekitar.
Selain itu, mereka yang mengatupkan rahangnya ketika berkomunikasi juga menandakan bahwa epic percakapan dengan lawan bicara mungkin mengarah ke sesuatu yang dikhawatirkan, atau mereka sedang berfokus kepada hal lain yang menyebabkan stres.
9. Postur Tubuh
Postur tubuh ternyata bisa memberikan beberapa petunjuk tentang tingkat kepercayaan diri manusia.
Misalnya, jika seseorang berjalan tegak dengan bahu kebelakang dan melihat lurus ke depan, ini mengindikasikan bahwa dia merasa baik tentang dirinya dan juga percaya diri.
Namun, kalau ada individu yang membungkuk dan melihat ke bawah ketika mereka berjalan, maka ini mungkin mengindikasikan kerendahan diri dan kurang percaya diri.
10. Menggosok Tangan
Telah dipercaya oleh banyak ahli bahwa gerakan tangan dapat mencerminkan pikiran kita.
Ketika ada orang yang menggosok-gosokkan kedua tangannya secara bersamaan, pada umumnya itu menandakan bahwa dia memiliki perasaan yang baik tentang sesuatu, dan juga yakin bahwa akan ada hal menakjubkan yang segera terjadi.
11. Jabatan Tanga
Dengan hanya berjabat tangan atau bersalaman saja, kamu bisa dengan cepat mengetahui tentang sifat, karakter, dan kepribadian orang lain.
Mereka yang memiliki jabatan tangan yang lembut cenderung patuh, dan menurut, sebaliknya, jabatan tangan yang kuat dan keras menunjukkan kecenderungan suka mendominasi.
Selain itu, waktu bersalaman yang lama ternyata juga bisa mengungkapkan isi pikiran.
Jika seseorang hanya sebentar saja berjabat tangan denganmu, itu menunjukkan bahwa dia tidak ingin memiliki hubungan yang dalam denganmu.
Disisi lain, jabatan tangan yang lama mengindikasikan bahwa orang itu berniat untuk menjalin relasi yang dalam bersamamu.
12. Condongkan Tubuh
Jika ada orang yang mencondongkan tubuhnya ke arahmu ketika kalian sedang berbicara, maka ini menunjukkan bahwa dia tertarik dengan apa yang kamu katakan, dan menaruh rasa hormat kepadamu.
Lalu, ketika kamu sedang berbicara, dan seseorang mendekat kemudian mencondongkan tubuhnya ke arahmu, itu menunjukkan bahwa dia ingin curhat.
Selain itu, kalau ada yang bersandar ke belakang atau menjauhkan tubuhnya dari mu ketika yang sedang berbicara, menunjukkan bahwa orang tersebut bosan dengan topik pembicaraan kalian, dan mungkin merasa tidak nyaman.
13. Cara Memegang Bayi
Baiklah, mungkin beberapa dari kamu menganggap ini aneh, tetapi cara memegang bayi ternyata bisa mengungkapkan banyak hal.
Jika kamu bertemu dengan seseorang untuk pertama kalinya, dan kebetulan dia baru saja menjadi ibu atau ayah, coba lihat lengan mana yang digunakan untuk menggendong bayi mereka.
Studi menunjukkan bahwa ibu yang bahagia cenderung menggendong bayi mereka menggunakan lengan kiri mereka, sedangkan ibu yang stres dan depresi cenderung menggendong bayi mereka menggunakan lengan kanan.
14. Kaki dan Lengan yang Menyilang
Pernahkah kamu bertemu dengan orang yang menyilangkan kaki atau lengan mereka ketika kalian sedang berbicara? Jika kamu sedang berkencan untuk pertama kalinya, atau sedang mencoba memberikan masukan kepada temanmu, dan kemudian mereka menyilangkan kaki atau lengan, maka ini bukanlah pertanda baik.
Lengan dan kaki yang disilangkan adalah penghalang fisik yang menunjukkan bahwa seseorang tidak terbuka, dan kurang suka terhadap apa yang kamu katakan.
Secara psikologis, menyilangkan kaki atau lengan menandakan adanya sesuatu yang menghalangi, baik secara fisik, mental, dan emosional.
Maka dari itu, meskipun orang-orang tersenyum, dan terlibat dalam percakapan yang menyenangkan, bukan berarti mereka selalu terbuka, dan setuju dengan semua yang dikatakan.
Jika lengan dan kakinya tersilang, padahal arah kaki juga, bisa mengungkapkan banyak hal.
Jika ada yang menyukaimu, maka kedua kakinya akan mengarah kepadamu ketika kalian sedang berbicara.
Lalu, kalau seseorang ingin pergi, maka dia akan mengarahkan kakinya ke arah pintu ketika kamu sedang berkomunikasi dengannya.
15. Sepatu
Sepatu seseorang ternyata dapat memberikanmu banyak informasi tentang karakter dan kepribadian manusia.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tipe dan jenis sepatu yang dipilih dapat secara akurat mencerminkan personalitas seseorang.
Misalnya, orang yang mudah gugup cenderung memiliki sepatu yang selalu baru, atau sepatu yang selalu bersih.
Lalu, individu yang ramah cenderung suka memakai sepatu yang praktis, dan kemudian mereka yang agresif cenderung menyukai sepatu boots.
16. Penampilan
Bagaimana orang-orang berpakaian dan menampilkan diri dapat mengungkapkan banyak hal tentang kepribadian mereka.
Orang yang menata rambutnya dengan rapi, memakai pakaian yang telah disetrika, dan memperhatikan gaya secara keseluruhan menunjukkan bahwa mereka detail, dan suka memperhatikan hal-hal kecil.
Sementara itu, orang yang tidak menata rambutnya dengan rapi, dan suka memakai pakaian kasual, mungkin memiliki sifat kreatif.
Terakhir, mereka yang terlihat tidak terawat, berantakan, dan bau, bisa menandakan sifat yang malas, dan jorok.
17. Meniru Bahasa Tubuh
Jika kamu belum pernah mencoba membaca bahasa tubuh, mungkin ini adalah sesuatu yang tidak kamu sadari.
Ingatlah di masa depan, kalau ada seseorang yang meniru bahasa tubuhmu, ini berarti dia merasakan sesuatu yang sangat baik darimu, sehingga ingin menyelaraskan dirinya dengan kamu.
Ini juga menandakan bahwa pembicaraan berjalan dengan baik, dan pihak lain menerima pesanmu dengan baik.
Aksi meniru bahasa tubuh dilakukan secara tidak sadar. Karena pada dasarnya, tidak ada manusia yang dengan sengaja ingin meniru orang lain.
Tetapi, ketika kita merasa nyaman dengan seseorang, maka kita memiliki kecenderungan untuk meniru apa yang dilakukannya.
Beberapa dari kita ada yang cukup lihai dalam membaca tanda dan bahasa tubuh orang lain, sementara beberapa dari kita ada yang tidak bisa melakukannya.
Membaca pikiran dan karakter orang lain memang bukanlah tugas yang mudah. Namun, dengan memperhatikan petunjuk-petunjuk di atas, kita bisa mendapatkan wawasan yang lebih dalam tentang orang-orang di sekitar kita. Meskipun tidak selalu akurat 100%, kemampuan ini dapat membantu kita berinteraksi dengan lebih baik dan membangun hubungan yang lebih kuat dengan orang lain. (***)
Sumber: Youtube Calon Psikolog
Editor : Tina Mamangkey