GORONTALOPOST- Di antara banyaknya kekayaan seni dan budaya Gorontalo, terdapat tarian tradisional yang menarik perhatian, yaitu tari Longgo.
Tarian ini memiliki akar dari seni bela diri dan bermula dari pertempuran antara dua kelompok, Mauba dan Ogale, pada abad ke-13 Masehi.
Dari konflik tersebut lahirlah tiga seni bela diri khas Gorontalo: Tonggade, Langga, dan Longgo. Longgo khususnya merupakan seni bela diri yang menggunakan senjata pedang dalam gerakannya.
Seiring dengan perkembangan zaman, seni bela diri Longgo berkembang menjadi sebuah tarian yang disebut tari Longgo.Tarian ini mengambil pola gerak dari Langga dan Longgo, dengan gerakan seperti duduta’o, hulopa’o, totame, mongohi, dan bunggato.
Tari Longgo memiliki fungsi sebagai pertunjukan yang bertema heroik atau kepahlawanan, sering dipertunjukkan pada acara-acara penting seperti pelaksanaan Sholat Idul Fitri di Desa Timbuolo Tengah Kecamatan Botupingge, di mana tarian ini menjadi bagian dari upacara penjemputan tamu-tamu penting dengan penuh kehormatan.
Editor : Priska Watung