Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Festival Greewol, Tradisi Menculik Istri Orang dari Suku Wodaabe

Tina Mamangkey • Senin, 29 April 2024 | 15:06 WIB
ILustrasi -  Wodaabe: Suku Yang Mencuri Istri Orang Lain dengan Tarian dan Nyanyian
ILustrasi - Wodaabe: Suku Yang Mencuri Istri Orang Lain dengan Tarian dan Nyanyian

GORONTALOPOST - Suku Wodaabe, sebuah kelompok etnis minoritas yang tinggal di wilayah Sahara Afrika, memiliki budaya dan tradisi yang sangat unik. Salah satu festival yang menjadi sorotan adalah Greewol, yang dikenal karena kebiasaan "mencuri" istri orang lain dengan tarian dan nyanyian.

Meskipun dihormati oleh beberapa orang, festival ini juga menuai kontroversi karena menimbulkan perasaan tidak suka dari mereka yang tidak setuju dengan gagasan penculikan istri.

Tradisi ini berakar dari kebiasaan suku Wodaabe yang menikahkan anak perempuan mereka sejak bayi dengan pria yang dipilih oleh keluarga.

Namun, saat anak perempuan tumbuh dewasa, mereka memiliki kebebasan untuk memilih pasangan mereka sendiri.

Greewol menjadi kesempatan bagi mereka untuk melihat laki-laki potensial dan memilih suami mereka, meskipun itu berarti meninggalkan suami yang telah ditetapkan sejak kecil.

Laki-laki Wodaabe yang belum menikah atau sudah menikah juga berpartisipasi dalam Greewol. Mereka mempersiapkan diri dengan merias wajah mereka dengan warna-warni, mengenakan kostum mencolok, dan menghiasi diri dengan bulu burung unta.

Persiapan ini bisa memakan waktu hingga 6 jam, menunjukkan betapa seriusnya mereka dalam menampilkan penampilan terbaik mereka.

Pada hari festival, para laki-laki menampilkan tarian dan nyanyian yang enerjik, dengan gerakan-gerakan yang anggun dan menggoda.

Mereka menari dalam barisan bergandengan tangan, menciptakan suasana yang memikat bagi para wanita di dalam kelompok mereka. Kriteria kecantikan dalam suku Wodaabe didasarkan pada tinggi badan, gigi yang putih, dan mata yang terang.

Tiga wanita tercantik dalam kelompok Wodaabe bertindak sebagai juri dalam festival ini, memilih pemenang berdasarkan penampilan dan keanggunan gerakan.

Wanita yang sudah menjadi istri laki-laki lain juga diperbolehkan mengagumi laki-laki yang mereka pilih.

Pemenang memiliki kesempatan untuk memilih pasangannya, dan jika mereka memilih wanita yang sudah menikah, maka menurut tradisi, wanita tersebut secara otomatis menjadi istri mereka.

Meskipun festival Greewol menimbulkan kontroversi, ini adalah bagian integral dari identitas budaya suku Wodaabe.

Suku ini diyakini berasal dari kelompok etnis Fulani, yang tersebar di wilayah Afrika Barat. Meskipun jumlah populasi Wodaabe sulit untuk ditentukan dengan pasti, mereka terus mempertahankan identitas budaya mereka meskipun terpengaruh oleh perubahan iklim, konflik, dan urbanisasi.

Interaksi dengan masyarakat modern dan perubahan sosial juga telah mempengaruhi suku Wodaabe, namun mereka tetap setia pada tradisi mereka. Greewol adalah bukti kegigihan mereka dalam mempertahankan warisan budaya mereka di tengah arus globalisasi dan modernisasi. (***)

Sumber: Youtube @KabarPedia

Editor : Tina Mamangkey
#Penculikan #istri #tradisi #festival #tarian #budaya #Suku Wodaabe #suku