Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Waerebo, Desa Kuno di Atas Awan yang Menakjubkan

Tina Mamangkey • Kamis, 2 Mei 2024 | 12:05 WIB
Ilustrasi - Desa Waerebo
Ilustrasi - Desa Waerebo

GORONTALOPOST - Waerebo, sebuah nama yang melambangkan keindahan dan kekayaan alam, terletak terpencil di puncak gunung di Nusa Tenggara Timur.

Desa adat yang memukau ini menjadi sorotan dunia karena keunikan budayanya yang mengagumkan dan pesonanya yang menakjubkan. Terletak pada ketinggian 1200 meter di atas permukaan laut, desa ini mendapat julukan sebagai "negeri di atas awan".

Kabupaten Manggarai menjadi rumah bagi desa yang mempesona ini, yang terdiri dari 7 rumah utama, disebut "Barun", dan rumah gendang yang dihuni oleh delapan keluarga.

Bangunan-bangunan ini, dengan arsitektur khasnya, masih menjaga keaslian dari zaman dahulu. Rumah adat mbaru Niang, dengan bentuk kerucutnya yang khas, terbuat dari bahan-bahan alami sekitarnya.

Arsitektur dan tata letak desa ini bukanlah semata kebetulan, melainkan mencerminkan filosofi dan kehidupan sosial masyarakat Wae Rebo. Compang, pusat aktivitas di desa, menjadi tempat di mana warga mendekatkan diri dengan alam dan leluhur mereka.

Lingkaran, sebagai simbol keseimbangan, terlihat dalam setiap aspek desa, dari struktur bangunan hingga pola kehidupan sosial.

Keunikan tidak hanya terletak pada arsitektur dan lingkungan alam, tetapi juga dalam cara hidup masyarakatnya.

Mata pencaharian utama mereka adalah pertanian, dengan tanaman seperti umbi-umbian, cengkeh, dan kopi menjadi primadona.

Wanita di desa ini juga memegang peranan penting dalam memasak, merawat anak-anak, menenun, dan membantu dalam pekerjaan di perkebunan.

Meskipun terpencil, masyarakat Wae Rebo mempertahankan tradisi dan budaya mereka dengan teguh.

Cara hidup mereka masih sesuai dengan warisan leluhur, mencerminkan hubungan harmonis antara manusia dan alam.

Sebagai hasil dari keindahan alam dan keunikan budayanya, Wae Rebo menarik perhatian para wisatawan dan bahkan mendapat pengakuan dari UNESCO sebagai warisan budaya dunia pada tahun 2012.

Namun, keunikan desa ini tidak hanya terletak pada keindahan alam dan budayanya. Cerita sejarah tentang bagaimana desa ini didirikan menambah pesona tersendiri.

Penduduk asli desa, ternyata bukan berasal dari sana, tetapi merupakan pendatang dari Minangkabau, Sumatera Barat.

Perjalanan panjang Mpu Maru dan keluarganya mencari tempat yang layak huni akhirnya berakhir di Wae Rebo, di mana tanah subur dan populasi yang tidak terlalu padat menjadi alasan utama mereka menetap.

Dari sebuah mimpi hingga kenyataan, Wae Rebo bukan hanya sebuah desa, melainkan sebuah cerita tentang keindahan alam, keunikan budaya, dan perjalanan panjang menuju kedamaian dan kehidupan yang selaras dengan alam.

Bagi siapa pun yang mengunjunginya, Waerebo bukan sekadar destinasi, melainkan perjalanan spiritual yang menggetarkan jiwa dan menyentuh hati. (***)

Sumber: Youtube @KabarPedia

Editor : Tina Mamangkey
#desa kuno #unik #desa #nusa tenggara timur #di atas awan #Desa Waerebo