Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Dibalik Cemburu: Mengurai Misteri Tipe-tipe Cemburu dan Solusi Efektif

Tina Mamangkey • Minggu, 7 Juli 2024 | 19:41 WIB
Ilustrasi - Cemburu yang berlebihan dapat menimbulkan dampak negatif
Ilustrasi - Cemburu yang berlebihan dapat menimbulkan dampak negatif

GORONTALOPOST - Setiap pasangan pasti pernah merasakan cemburu, perasaan yang muncul karena adanya cinta dan kasih sayang.

Rasa cemburu sering timbul ketika melihat pasangan berinteraksi dengan lawan jenis atau saat mereka tidak membalas pesan maupun telepon.

Menurut laman Psikologi Binus, cemburu adalah persepsi akan adanya ancaman terhadap hubungan romantis, seperti dari hadirnya pihak ketiga.

Cemburu memiliki tiga elemen utama: kognitif, emosi, dan perilaku. Elemen kognitif berkaitan dengan persepsi adanya ancaman atau tidak.

Elemen emosi muncul dalam bentuk rasa takut, marah, dan terhina. Sementara elemen perilaku terwujud dalam tindakan seperti menginterogasi pasangan, memonitor kegiatan mereka, atau bahkan marah-marah.

Jenis-Jenis Cemburu

Cemburu yang dialami setiap pasangan terbagi menjadi dua jenis utama:

1. Suspicious Jealousy

Suspicious jealousy didasari oleh kurangnya percaya diri, perasaan tidak sepadan, dan ketergantungan pada pasangan.

Jenis cemburu ini sering muncul tanpa adanya bukti nyata dan lebih didorong oleh ketakutan serta kecemasan internal.

2. Realistic Jealousy

Realistic jealousy adalah bentuk kecemburuan yang muncul ketika seseorang mempersepsikan adanya ancaman nyata dalam hubungan.

Misalnya, ketika pasangan terlihat akrab dengan orang lain dan memberikan sinyal yang menimbulkan kekhawatiran.

Mana yang Lebih Sehat?

Dari kedua jenis tersebut, realistic jealousy dianggap lebih baik karena kecemburuannya didasarkan pada ancaman yang nyata.

Realistic jealousy, ketika dikelola dengan baik, dapat memperkuat hubungan romantis karena pasangan lebih waspada dan saling menjaga kepercayaan.

Namun, cemburu tetap harus dikelola dengan bijak.

Meskipun wajar, cemburu yang berlebihan dapat menimbulkan dampak negatif seperti ketidaknyamanan emosional, merusak keharmonisan hubungan, dan memicu perilaku tidak terkendali.

Hal ini bisa mengarah pada perasaan malu atau rasa bersalah.

Salah satu cara untuk mengendalikan rasa cemburu adalah dengan berkomunikasi secara terbuka tentang batasan-batasan dalam hubungan.

Bicara tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan oleh masing-masing pasangan dapat membantu mencegah kesalahpahaman.

Tenangkan pikiran dan hindari mengecek handphone pasangan setiap waktu.

Sikap ini bisa menimbulkan ketidaknyamanan dan membuat pasangan merasa dibatasi.

Kepercayaan adalah kunci utama dalam setiap hubungan.

Dengan menanamkan kepercayaan dan memahami kekhawatiran pasangan yang mungkin dipengaruhi oleh trauma atau kejadian lingkungan, hubungan akan menjadi lebih kuat dan sehat. 

***

 

Editor : Tina Mamangkey
#perilaku #pasangan #cemburu #kasih sayang #rasa cinta #emosi