Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Gorontalo Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Mengapa Seseorang Suka Menyendiri? Ini 3 Gangguan Kepribadian Penyebabnya Menurut Psikologi

Tina Mamangkey • Rabu, 10 Juli 2024 | 11:51 WIB
Ilustrasi - Tidak semua orang yang suka menyendiri adalah introvert.
Ilustrasi - Tidak semua orang yang suka menyendiri adalah introvert.

GORONTALOPOST - Sikap suka menyendiri sering kali diasosiasikan dengan kepribadian introvert.

Bagi mereka yang memiliki kepribadian introvert atau ambivert, mengasingkan diri dari keramaian sosial memberikan kenyamanan dan ruang untuk berpikir lebih dalam.

Namun, tidak semua orang yang suka menyendiri adalah introvert.

Beberapa gangguan kepribadian juga bisa menyebabkan seseorang cenderung menarik diri dari interaksi sosial.

Mari kita kenali tiga gangguan kepribadian yang identik dengan sikap suka menyendiri melansir dari laman alodokter:

1. Gangguan Kepribadian Schizoid

Gangguan kepribadian schizoid adalah kondisi di mana seseorang menunjukkan ekspresi emosional yang terbatas, terutama dalam berkomunikasi dengan orang lain.

Penderita gangguan ini cenderung menghindari hubungan dekat dengan orang lain, termasuk keluarga.

Mereka lebih suka menjalani aktivitas sendirian dan sering kali tidak peduli terhadap pujian atau kritikan.

Menghindari aktivitas yang melibatkan banyak orang dan lebih senang melakukan aktivitas seorang diri adalah ciri khas lainnya.

Orang dengan gangguan ini hanya memiliki sedikit teman dekat atau bahkan tidak ada sama sekali, dan terlihat acuh terhadap interaksi sosial.

2. Gangguan Kepribadian Schizotypal

Schizotypal adalah gangguan kepribadian eksentrik yang ditandai dengan pola pikir dan perilaku yang aneh atau tidak biasa.

Orang dengan gangguan ini sering kali memiliki kepercayaan dan cara berpikir yang aneh, yang mempengaruhi cara mereka mengekspresikan emosi, memahami realitas, dan berhubungan dengan orang lain.

Gejala-gejala gangguan ini meliputi suka menyendiri dan menghindari interaksi sosial, memiliki keyakinan atau pikiran yang aneh, salah menginterpretasikan peristiwa atau situasi, memiliki respons emosional yang tidak pantas atau berlebihan, dan mengalami kecemasan sosial yang tinggi.

3. Gangguan Kepribadian Menghindar (Avoidant Personality Disorder)

Gangguan kepribadian menghindar ditandai dengan ketidakmampuan untuk bersosialisasi dan kepekaan yang tinggi terhadap penolakan dan kritik.

Orang dengan gangguan ini merasa lebih rendah dari orang lain dan cenderung menghindari interaksi sosial karena takut ditolak atau dikritik.

Ciri-ciri gangguan ini meliputi menghindari pekerjaan atau aktivitas yang melibatkan interaksi sosial, merasa tidak berkompeten atau kurang percaya diri, sangat ragu-ragu dalam mengambil risiko atau mencoba hal baru, dan sangat sensitif terhadap penolakan dan kritik dari orang lain.

Jika Anda merasa terlalu sering ingin menyendiri, terutama jika disertai dengan ciri-ciri yang disebutkan di atas, penting untuk berkonsultasi dengan psikolog.

Psikolog dapat membantu Anda mengenal kepribadian Anda lebih dalam dan memberikan strategi untuk mengelola atau mengatasi masalah yang Anda hadapi.

Mengenali tanda-tanda gangguan kepribadian ini adalah langkah awal untuk mendapatkan bantuan yang tepat dan menjalani kehidupan yang lebih sehat dan seimbang. ***

Editor : Tina Mamangkey
#Introvert #gangguan #kepribadian #Suka Menyendiri #ciri