GORONTALOPOST - Terkadang, kita merasa tertarik pada seseorang yang tidak bisa menjadi bagian dari hidup kita, seperti yang sering terdengar dalam lagu-lagu populer seperti "Soulmate" oleh Kahitna atau "Maafkan Aku" oleh Tiara Andini.
Fenomena ini, meskipun pahit, sering terjadi dalam kehidupan nyata.
Tetapi, apa sebenarnya alasan psikologis di balik hal ini?
Mengapa Seseorang Sering Mencintai yang Tidak Bisa Dimiliki?
Mari kita bahas alasan psikologis di baliknya dan beberapa cara efektif untuk mengatasinya, melansir laman klikdokter.
1. Naluri Alami
Menurut Suzanne Degges-White, seorang profesor psikologi, ketertarikan seksual dan romantis bisa muncul secara tiba-tiba dan tidak bisa dihindari.
Respons fisiologis ini merupakan bagian alami dari kita sebagai manusia, yang merespons hal-hal yang kita anggap menarik tanpa disengaja.
2. Ketakutan akan Komitmen
Bagi mereka yang memiliki fobia hubungan atau komitmen, mencintai orang yang tak bisa dimiliki bisa menjadi cara untuk menghindari keintiman dan tanggung jawab emosional.
Dengan mengagumi seseorang yang tak terjangkau, mereka dapat memuaskan rasa cinta tanpa harus menghadapi konsekuensi komitmen.
3. Keinginan untuk Penaklukan
Bagi sebagian orang, ketertarikan muncul dari proses mengejar dan menaklukkan.
Semakin sulit seseorang didapatkan, semakin menarik bagaikan sebuah petualangan yang menantang.
4. Melawan Kebosanan
Memiliki sesuatu yang pasti dan mudah didapatkan terkadang dianggap membosankan.
Mencintai orang yang tak bisa dimiliki bisa menjadi cara untuk melawan rasa bosan dan mencari sensasi baru.
5 Cinta yang Tidak Dapat Dikendalikan
Terkadang, ketertarikan memang tak bisa dijelaskan dengan logika.
Kita bisa saja jatuh cinta pada seseorang tanpa alasan yang jelas, bahkan meskipun dia tak bisa dimiliki.
Cara Berhenti Mencintai Orang yang Tak Bisa Dimiliki
Refleksi Diri: Sadari alasan di balik perasaan ini. Apakah hanya ketertarikan fisik atau lebih dari itu?
Batas Frekuensi Komunikasi: Batasi interaksi dan komunikasi dengan orang tersebut untuk mengurangi intensitas perasaan.
Fokus pada Diri Sendiri: Temukan kembali hobi dan aktivitas yang memberi makna dalam hidup Anda.
Hargai yang Sudah Ada: Luangkan waktu lebih untuk keluarga dan sahabat yang selalu ada untuk Anda.
Biarkan Waktu Menyembuhkan: Kesabaran dan waktu akan membantu meredakan perasaan ini.
Berpikir dari Perspektif Lain: Bayangkan bagaimana perasaan orang yang kita cintai ini jika kita berada di posisinya. Hal ini bisa membantu kita memahami lebih dalam tentang situasi ini.
Mencintai seseorang yang tidak bisa dimiliki adalah pengalaman yang mengajarkan kita banyak hal tentang diri sendiri dan tentang cinta itu sendiri. Mari kita belajar dari setiap pengalaman dan tumbuh bersama. ***
Editor : Tina Mamangkey