GORONTALOPOST - Pernahkah kamu merasakan mabuk kepayang saat jatuh cinta?
Saking cintanya, kamu rela melakukan hal-hal bodoh yang mungkin tidak terpikirkan sebelumnya?
Tenang, kamu tidak sendirian!
Banyak orang yang mengalami hal serupa.
Jatuh cinta memang bisa membuat orang bertindak tidak rasional, bahkan terkesan bodoh.
Tapi, tahukah kamu apa penyebabnya?
Ilmu Mengungkap Alasan di Balik 'Kegilaan' Saat Jatuh Cinta
Para peneliti dari University College London, Inggris, menemukan jawabannya melalui sebuah penelitian.
Mereka menggunakan alat Magnetic Resonance Imaging (MRI) untuk memindai otak orang yang sedang jatuh cinta.
Hasilnya, saat melihat foto atau bayangan orang yang dicintai, bagian otak yang bernama korteks frontal tidak aktif.
Apa fungsi korteks frontal?
Bagian ini berperan penting dalam membuat keputusan dan menilai sesuatu.
Ketika tidak aktif, kemampuan seseorang untuk menimbang tindakan dan melihat kekurangan pasangannya pun berkurang.
Alasan Ilmiah di Balik 'Kegilaan' Saat Jatuh Cinta:
Cinta untuk Reproduksi: Semir Zeki, peneliti dari University College London, Inggris, menjelaskan bahwa tidak aktifnya korteks frontal saat jatuh cinta bertujuan untuk memaksimalkan peluang reproduksi.
Dopamin Mendominasi: Saat jatuh cinta, kadar dopamin, hormon yang berkaitan dengan rasa senang, meningkat di otak. Hal ini membuat seseorang merasa bahagia dan tidak takut salah saat bersama pasangannya.
Psikolog Menambahkan Penjelasannya:
Kebutuhan Afeksi yang Besar: Ikhsan Bella Persada, M.Psi., seorang psikolog, menjelaskan bahwa orang yang kekurangan kasih sayang dari orang tua lebih rentan bertindak bodoh saat jatuh cinta.
Mereka rela melakukan apa pun agar pasangannya terus memberikan kasih sayang.
Tidak Tahu Batasan: Ada juga orang yang tidak tahu batasan dalam hubungan. Mereka tidak memahami bagaimana seharusnya bersikap kepada pasangan dan hanya ingin menyenangkan pasangannya.
Efek Lain Jatuh Cinta Pada Tubuh
- Pupil Mata Membesar: Saat tertarik dengan seseorang, pupil mata akan membesar.
- Tangan Basah Berkeringat dan Deg-Degan
Hormon adrenalin dan norepinefrin meningkat, menyebabkan telapak tangan basah, dada berdebar, dan wajah memerah.
- Kecanduan
Tubuh akan melepaskan hormon kortisol, menyebabkan rasa cemas dan tertekan saat tidak bertemu pasangan.
Jadi, Jatuh Cinta Bikin Bodoh?
Jatuh cinta memang dapat memengaruhi cara berpikir dan bertindak seseorang.
Namun, bukan berarti cinta itu hal yang buruk. Justru, cinta dapat membawa kebahagiaan dan kegembiraan dalam hidup.
Kuncinya adalah menjaga keseimbangan antara cinta dan logika.
Dengarkan kata hati, namun tetaplah berpikir jernih dan jangan mudah terbawa emosi. ***
Sumber: klikdokter.com
Editor : Tina Mamangkey