Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Menurut Psikologi, 4 Dampak Positif Membatasi Media Sosial pada Kehidupan Sehari-hari

Tina Mamangkey • Minggu, 4 Agustus 2024 | 13:20 WIB
Ilustrasi - Orang dengan media sosial
Ilustrasi - Orang dengan media sosial

GORONTALOPOST - Di zaman modern yang serba terkoneksi ini, media sosial telah menjadi kebutuhan primer bagi banyak orang.

Setiap hari, kita terhubung melalui platform-platform seperti Instagram, Facebook, Twitter, dan lainnya.

Namun, ada sekelompok orang yang memilih untuk tidak terikat dengan dunia maya ini.

Mereka membatasi waktu yang dihabiskan di media sosial, dan ternyata, keputusan ini membawa banyak manfaat psikologis yang signifikan.

1. Menghindari Perbandingan Sosial yang Tidak Sehat

Salah satu dampak negatif dari penggunaan media sosial adalah kecenderungan untuk membandingkan diri kita dengan orang lain.

Kita sering kali melihat kehidupan yang tampak sempurna di layar, dan ini bisa menimbulkan perasaan tidak puas terhadap diri sendiri.

Orang yang membatasi penggunaan media sosial cenderung tidak terjebak dalam perangkap perbandingan ini.

Mereka menyadari bahwa apa yang ditampilkan di media sosial hanyalah cuplikan dari momen-momen terbaik seseorang, bukan gambaran keseluruhan kehidupan mereka.

Dengan demikian, mereka lebih fokus pada perjalanan pribadi mereka, tanpa harus merasa tertekan oleh pencapaian orang lain yang terlihat di dunia maya.

2. Memiliki Lebih Banyak Waktu untuk Hobi dan Minat

Waktu yang dihabiskan untuk menelusuri media sosial bisa digunakan untuk mengejar minat dan hobi pribadi.

Mereka yang mengurangi waktu di media sosial seringkali menemukan lebih banyak kesempatan untuk mengembangkan diri.

Misalnya, mereka bisa membaca lebih banyak buku, mempelajari keterampilan baru, atau bahkan memulai proyek-proyek kreatif.

Menghabiskan waktu untuk hobi dan minat tidak hanya memberikan kebahagiaan, tetapi juga membantu dalam pengembangan diri yang berkelanjutan.

3. Kualitas Tidur yang Lebih Baik

Kebiasaan begadang karena terjebak dalam aktivitas di media sosial adalah hal yang umum.

Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial yang berlebihan, terutama sebelum tidur, bisa mengganggu pola tidur kita.

Cahaya biru dari layar perangkat elektronik menghambat produksi melatonin, hormon yang mengatur siklus tidur.

Dengan mengurangi penggunaan media sosial, terutama di malam hari, orang cenderung memiliki pola tidur yang lebih baik.

Tidur yang cukup dan berkualitas tinggi tidak hanya meningkatkan suasana hati, tetapi juga meningkatkan produktivitas, memperkuat sistem kekebalan tubuh, dan berkontribusi pada kesejahteraan secara keseluruhan.

4. Meningkatkan Empati dan Hubungan Sosial

Tanpa terikat dengan media sosial, orang memiliki lebih banyak waktu untuk berinteraksi secara langsung dengan orang lain.

Interaksi tatap muka ini menumbuhkan empati dan pemahaman yang lebih dalam terhadap orang lain.

Mereka yang menghabiskan lebih banyak waktu berkomunikasi secara langsung cenderung lebih peka terhadap perasaan dan pengalaman orang lain.

Mereka lebih mampu memahami perspektif orang lain, yang pada gilirannya membuat mereka lebih berbelas kasih dan perhatian dalam setiap interaksi sosial.

***
Sumber: Hack Spirit

Editor : Tina Mamangkey
#psikologi #manfaat #media sosial #medsos