GORONTALOPOST - Memasak memang menyenangkan, tetapi siapa yang tidak kenal adegan "berurai air mata" saat memotong bawang?
Tentu, ini adalah salah satu momen di dapur yang sulit dihindari. Mulai dari bawang bombay hingga bawang merah, semua jenis bawang bisa membuat mata terasa pedih dan menyebabkan air mata mengalir.
Mengapa bawang punya "efek pedih" ini, dan bagaimana cara mengatasinya? Yuk, simak penjelasan lengkapnya!
Mengapa Bawang Membuat Menangis?
Bawang menghasilkan zat yang mengandung sulfur yang berfungsi sebagai pertahanan alami terhadap hewan atau serangga yang ingin memakannya.
Sulfur dari tanah diserap oleh tanaman bawang dan disimpan dalam bentuk senyawa kimia yang terpisah di dalam sel.
Saat bawang dipotong atau dikupas, sel-sel bawang yang rusak mengeluarkan enzim yang memecah senyawa sulfur menjadi molekul-molekul kecil yang bisa menguap ke udara dan mencapai mata dan hidung kita.
Ketika bahan kimia ini mengenai mata, saraf di permukaan mata langsung merespons dengan mengirim sinyal ke otak bahwa ada zat iritan.
Mata lalu memproduksi air mata untuk membersihkan zat ini. Inilah sebabnya kita "terpaksa" menangis saat memotong bawang!
Tips Ampuh Memotong Bawang Tanpa Menangis
Tidak perlu lagi takut menangis saat memotong bawang! Berikut beberapa cara mudah untuk mengurangi efek pedihnya:
1. Gunakan Pisau yang Tajam
Pisau yang tajam dapat memotong bawang dengan cepat dan meminimalkan kerusakan sel-sel bawang.
Semakin sedikit sel bawang yang rusak, semakin sedikit pula zat sulfur yang terlepas.
Dengan pisau tajam, proses memotong bawang jadi lebih efisien dan cepat, sehingga iritasi di mata dapat berkurang.
Namun, tetap berhati-hatilah agar tangan tidak terluka.
2. Mendinginkan Bawang di Kulkas
Simpan bawang di kulkas sekitar satu jam sebelum dipotong. Suhu dingin akan memperlambat reaksi kimia di dalam bawang, mengurangi jumlah zat iritan yang dilepaskan ke udara.
Tapi, hindari menyimpan bawang utuh di kulkas terlalu lama, karena kelembapan yang tinggi bisa membuat bawang menjadi lembek dan cepat rusak.
3. Menyalakan Kipas Angin di Dapur
Coba gunakan kipas angin untuk mengalihkan aliran udara saat memotong bawang.
Kipas akan membantu membawa senyawa sulfur menjauh dari wajah dan mengurangi kemungkinan iritasi di mata dan hidung.
Pastikan kipas berada di posisi yang tepat, agar efek lakrimator tidak mengenai mata.
4. Gunakan Kacamata Pelindung
Jika ingin benar-benar bebas dari air mata, kacamata pelindung bisa menjadi solusi! Kacamata ini akan melindungi mata dari paparan zat sulfur yang menyebabkan iritasi.
Meski terlihat lucu, trik ini cukup efektif dan sering digunakan para chef profesional untuk menghindari iritasi mata.
5. Iris Bawang di Dekat Air Mengalir
Iris bawang di dekat air mengalir atau di bawah keran, sehingga molekul sulfur yang terlepas bisa terbawa air dan tidak mengenai wajah.
Meski sedikit merepotkan, cara ini cukup efektif untuk mengurangi air mata saat memotong bawang.
6. Gunakan Cuka atau Lemon untuk Membilas Pisau
Beberapa orang percaya bahwa mengolesi atau membilas pisau dengan sedikit cuka atau air lemon sebelum memotong bawang dapat mengurangi efek pedihnya.
Cuka atau lemon akan menetralisir sebagian senyawa sulfur pada bawang, sehingga mengurangi iritasi di mata.
Kini, kamu sudah tahu rahasia di balik bawang yang "memaksa" kita menangis dan cara untuk memotongnya tanpa drama air mata.
Dengan tips di atas, kegiatan memasak di dapur akan menjadi lebih nyaman dan menyenangkan. Cobalah beberapa cara di atas dan temukan yang paling efektif untukmu. (*)
***
Editor : Tina Mamangkey