GORONTALOPOST - Ketiak hitam adalah masalah kulit yang sering dihadapi oleh banyak orang, baik pria maupun wanita.
Tak hanya mengganggu penampilan, noda hitam di area ketiak juga dapat menurunkan rasa percaya diri.
Banyak faktor yang dapat menyebabkan kulit ketiak menjadi gelap, seperti iritasi, kebiasaan mencukur yang salah, atau perubahan hormon.
Meskipun ketiak hitam bukan masalah medis yang serius, tetap saja membuat kita merasa kurang nyaman. Lalu, apakah ada cara untuk mengembalikan kulit ketiak ke warna semula?
Menurut sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Indian Dermatology Online Journal , sekitar 74% orang mengalami perubahan warna kulit di ketiak mereka akibat berbagai faktor, seperti usia, berat badan, hingga ras.
Selain itu, ada faktor lain yang ikut berperan, seperti penggunaan pisau cukur yang salah, sisa-sisa mencukur yang tertinggal, atau penggunaan deodoran yang tidak sesuai.
Namun, jangan khawatir! Ada beberapa cara alami yang bisa membantu mencerahkan kulit ketiak yang gelap.
Dilansir dari Style Craze, Berikut adalah lima bahan rumahan yang mudah didapat dan dapat digunakan untuk mengatasi ketiak hitam:
1. Lidah Buaya
Lidah adalah salah satu bahan alami yang terkenal dengan banyak manfaat untuk kulit. Kandungan aloesin dalam gel lidah buaya dapat menghambat aktivitas enzim yang menyebabkan pigmentasi kulit, sehingga dapat mencerahkan area ketiak yang gelap. Selain itu, lidah buaya juga memiliki sifat antibakteri yang dapat membantu menenangkan kulit ketiak yang iritasi.
Cara menggunakan lidah buaya:
- Ambil gel lidah dari daun buaya segar.
- Oleskan gel lidah buaya pada ketiak dan diamkan selama 15 menit.
- Bilas dengan air bersih.
- Lakukan perawatan ini setiap hari untuk hasil yang optimal.
2. Minyak Zaitun
Minyak zaitun memiliki sifat melembapkan dan memberi nutrisi pada kulit. Ditambah dengan gula merah yang berperan sebagai scrub alami, kombinasi ini dapat mengangkat sel kulit mati yang menumpuk di ketiak, sehingga membantu mencerahkan kulit yang gelap.
Cara menggunakan minyak zaitun dan gula merah:
- Campurkan 2 sendok makan minyak zaitun dengan 2 sendok makan gula merah.
- Aduk rata dan gosokkan campuran ini ke ketiak selama 2 menit.
- Diamkan selama 5 menit, lalu bilas dengan air hangat.
- Lakukan perawatan ini secara rutin 2-3 kali seminggu.
3. Kunyit
Kunyit sudah sejak lama digunakan dalam perawatan kulit, terutama karena kemampuannya untuk mencerahkan dan menghilangkan noda hitam. Kandungan curcumin dalam kunyit dapat mengurangi pigmentasi dan memberikan efek cerah pada kulit.
Cara menggunakan kunyit:
- Campurkan 1 sendok teh bubuk kunyit, 1 sendok makan susu, dan 1 sendok teh madu.
- Oleskan campuran tersebut pada ketiak dan biarkan selama 10-12 menit.
- Bilas dengan air hangat.
- Gunakan masker kunyit ini dua kali seminggu untuk hasil yang maksimal.
4. Minyak Almond
Minyak almond mengandung vitamin E yang sangat baik untuk kulit. Selain mencerahkan, minyak almond juga dapat memberikan kelembapan dan membuat kulit ketiak terasa lebih halus. Phytochemical yang terkandung dalam minyak almond juga membantu mencerahkan kulit secara alami.
Cara menggunakan minyak almond:
- Pijatkan minyak almond ke area ketiak selama 5-10 menit.
- Lakukan perawatan ini setiap hari untuk hasil yang lebih cepat dan efektif.
5. Perasan Jeruk Lemon
Lemon mengandung asam sitrat yang bersifat eksfoliasi dan pemutih alami. Jus lemon dapat membantu mengangkat sel-sel kulit mati dan mencerahkan ketiak yang gelap.
Cara menggunakan perancis lemon:
- Potong lemon menjadi irisan tebal.
- Gosokkan irisan lemon ke ketiak selama 2-3 menit.
- Biarkan jus lemon bekerja selama 10 menit, lalu bilas dengan air bersih.
- Lakukan perawatan ini secara rutin 3-4 kali seminggu.
---
Ketiak yang hitam memang bisa mengganggu penampilan, namun dengan perawatan yang tepat, masalah ini bisa teratasi.
Lima bahan alami di atas terbukti efektif dalam membantu mencerahkan kulit ketiak yang gelap.
Selain itu, perawatan yang rutin dan lembut juga akan membantu menjaga kesehatan kulit ketiak Anda.
Jika perubahan warna kulit ketiak disertai dengan penebalan atau gejala lainnya, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter kulit.
***
Editor : Tina Mamangkey