GORONTALOPOST - Ketika mendengar istilah "kota mati," mungkin yang terlintas di pikiran adalah kota-kota mencekam seperti dalam film Hollywood.
Namun, siapa sangka bahwa di Indonesia juga ada kota-kota dan kampung yang ditinggalkan oleh penduduknya, menyisakan suasana sepi, horor, dan penuh misteri.
Berikut adalah kisah lima kota mati di Indonesia yang menarik untuk disimak.
1. Marina City, Batam
Terletak di Batam, Kepulauan Riau, Marina City dulunya dikenal sebagai "Las Vegas-nya Indonesia."
Kota ini dibangun di dekat pelabuhan besar, menjadikannya destinasi favorit ekspatriat dari Singapura dan Malaysia.
Marina City pernah menjadi pusat hiburan malam yang gemerlap, terutama karena aktivitas perjudian yang legal pada masanya.
Lampu-lampu berkilauan dan suasana ramai di meja judi membuat kota ini hidup hingga larut malam.
Selain dikenal sebagai pusat perjudian, bangunan klasik bergaya Eropa juga menjadi daya tarik utama di Marina City.
Namun, kejayaannya mulai memudar ketika pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengeluarkan kebijakan pelarangan perjudian.
Perlahan, aktivitas di kota ini berhenti, dan para penduduk mulai meninggalkannya.
Kondisi ini diperburuk oleh perkembangan pesat Singapura yang menarik lebih banyak wisatawan Asia Tenggara.
Akibatnya, Marina City berubah drastis menjadi kawasan penuh bangunan kosong dengan cat yang mengelupas.
Kini, suasana horor yang menyelimuti kota ini menarik perhatian para pencari hantu dan wisatawan yang penasaran.
2. Blok Tarikolot, Majalengka
Blok Tarikolot terletak di Desa Sidamukti, Majalengka, Jawa Barat. Pada tahun 2006, wilayah ini dilanda bencana longsor yang merusak banyak rumah dan membuat ratusan kepala keluarga terpaksa meninggalkan pemukiman mereka.
Sebanyak 253 keluarga direlokasi ke wilayah baru bernama Blok Buhalega, sesuai arahan pemerintah setempat.
Meskipun sebagian besar penduduk telah pindah, beberapa keluarga tetap bertahan untuk menggarap lahan pertanian.
Namun, rumah-rumah yang kosong kini ditumbuhi pepohonan rindang, menciptakan suasana menyeramkan seperti kampung mati.
Beberapa bangunan bahkan dialihfungsikan menjadi kandang ayam oleh penduduk sekitar.
Blok Tarikolot kini dikenal sebagai salah satu kawasan terbengkalai yang menyimpan cerita tentang perubahan hidup masyarakat akibat bencana alam.
3. Perumahan Lembah Halimun, Sukabumi
Di Sukabumi, Jawa Barat, terdapat sebuah kompleks perumahan mewah bergaya Eropa yang kini menjadi kota mati.
Perumahan ini dulunya dihiasi oleh air mancur dan bangunan megah dengan dua tiang besar bergaya klasik di pintu masuknya.
Namun, sejak ditinggalkan pemiliknya lebih dari 20 tahun lalu, kawasan ini menjadi terbengkalai.
Bangunan dengan desain seperti kastil, masjid yang tak lagi berfungsi, serta pepohonan liar di sekitar perumahan menambah kesan horor di tempat ini.
Meski begitu, satu keluarga asal Belanda masih tinggal di salah satu rumah karena merasa nyaman dengan suasana yang tenang dan bebas polusi.
Selain menjadi daya tarik bagi pemburu misteri, kawasan ini juga sering dijadikan lokasi foto prewedding dan selfie karena keunikannya.
4. Desa Simacem, Karo
Desa Simacem di Kecamatan Namanteran, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, menjadi saksi bisu kedahsyatan letusan Gunung Sinabung.
Pada tahun 2015, desa ini luluh lantak diterjang awan panas sejauh 4,5 kilometer.
Sebelum bencana, Desa Simacem dikenal sebagai sentra penghasil sayur-mayur berkat tanahnya yang subur.
Namun, letusan dahsyat Gunung Sinabung yang mulai aktif kembali pada tahun 2010 memaksa seluruh penduduk desa untuk meninggalkan rumah mereka.
Desa ini kini ditetapkan sebagai zona merah oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi.
Tidak hanya Desa Simacem, desa-desa lain di kaki Gunung Sinabung, seperti Desa Berastepu, juga bernasib sama.
Hingga kini, tempat-tempat tersebut hanya menyisakan reruntuhan bangunan dan kenangan bagi para warganya.
5. Kampung Vietnam, Jakarta Timur
Kampung Vietnam terletak di Jalan Diklat Depsos, Kramat Jati, Jakarta Timur. Pada era 1970-an hingga awal 1980-an, tempat ini menjadi lokasi pengungsian tentara Vietnam.
Setelah pengungsi dipindahkan ke Pulau Bintan, kampung ini perlahan berubah fungsi menjadi panti jompo.
Saat ini, Kampung Vietnam dikenal sebagai kawasan angker. Namun, masih ada 13 kepala keluarga yang tinggal di sini.
Mereka ditempatkan di sudut-sudut rumah untuk menjaga keamanan wilayah.
Meskipun belum sepenuhnya kosong, suasana sepi dan bangunan tua yang terbengkalai membuat kampung ini kerap disebut sebagai kampung mati.
---
Kisah kota-kota mati di Indonesia ini mencerminkan berbagai dinamika, mulai dari dampak kebijakan, bencana alam, hingga perubahan sosial.
Tempat-tempat yang dulunya menjadi pusat kehidupan kini berubah menjadi saksi bisu masa lalu, menyimpan cerita yang penuh misteri dan pelajaran berharga.
Meski suasana horor kerap menyelimuti, kota-kota mati ini tetap menarik perhatian banyak orang yang penasaran akan sejarah dan kisah di baliknya.
Sumber: Daftar Populer
Editor : Tina Mamangkey