Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Dikira Sudah Punah Ternyata Masih Ada, 10 Suku Misterius di Indonesia

Tina Mamangkey • Senin, 9 Desember 2024 | 08:44 WIB
Misteri 10 Suku Terasing Indonesia yang Masih Bertahan di Tengah Ancaman Punah!
Misteri 10 Suku Terasing Indonesia yang Masih Bertahan di Tengah Ancaman Punah!

GORONTALOPOST - Indonesia adalah negara dengan kekayaan budaya yang luar biasa, termasuk beragam suku bangsa yang tersebar di seluruh penjuru nusantara.

Banyak suku bangsa di Indonesia yang terisolasi dari dunia luar, hidup di daerah pedalaman yang masih sangat alami.

Namun, sayangnya, keberadaan beberapa suku ini kini terancam punah akibat kebijakan pembangunan dan perubahan sosial yang memengaruhi keberlangsungan budaya dan kehidupan mereka.

Berikut ini adalah beberapa suku terasing dan misterius di Indonesia yang masih bertahan hingga kini.

1. Suku Gugu (Sumatera Barat)

Suku Gugu, yang juga dikenal dengan nama "si bigau" di Jambi dan "Uhang Pandak,"

memiliki ciri khas tubuh pendek dengan tinggi badan hanya sekitar 90 cm.

Mereka hidup dengan cara berburu hewan-hewan kecil di hutan untuk memenuhi kebutuhan makanan mereka.

Menurut legenda, suku ini dikenal ramah dan tidak mengganggu orang lain.

Pada abad ke-18, sejarawan William Marsden menyebutkan dalam bukunya History of Sumatra bahwa suku Gugu ini hidup di daerah hutan antara Palembang dan Jambi, dengan tubuh kecil dan berbulu di seluruh tubuhnya.

Keberadaan mereka sempat mengundang perhatian dunia setelah beberapa bukti dan penelitian modern membuktikan eksistensinya.

2. Suku Moro (Maluku)

Meskipun asal-usul suku Moro berasal dari Filipina, suku ini juga terdapat di beberapa daerah Indonesia, terutama di Pulau Morotai dan Halmahera.

Dalam legenda lokal, suku Moro dikenal memiliki kemampuan untuk berubah bentuk, menyerupai binatang.

Pada tahun 1996, sebuah film berjudul The Island of Dr. Moreau yang diadaptasi dari novel karya H.G.

Wells menjadi perbincangan dunia, dengan kisah yang dianggap terinspirasi oleh suku Moro.

Masyarakat setempat meyakini bahwa berbagai fenomena aneh, seperti tangan melayang atau suara misterius, terkait dengan aktivitas suku Moro.

3. Suku Kubu (Jambi dan Sumatera Selatan)

Suku Kubu, yang juga dikenal sebagai suku Anak Dalam, adalah suku minoritas yang tersebar di Jambi dan Sumatera Selatan.

Mereka hidup berpindah-pindah dan sangat bergantung pada hutan sebagai tempat tinggal dan sumber makanan.

Namun, keberadaan mereka semakin terancam seiring dengan hilangnya hutan yang menjadi tempat tinggal mereka.

Populasi suku Kubu diperkirakan hanya sekitar 200.000 orang, dan mereka kini menghadapi marginalisasi akibat perkembangan peradaban di sekitarnya.

4. Suku Asli Dayak Punan (Kalimantan)

Suku Punan yang terkenal dengan kemampuan berburu dan meramu obat-obatan herbal ini adalah salah satu suku yang paling misterius di Kalimantan.

Suku Punan juga dikenal memiliki kemampuan "menghilang" di balik daun, berkat mantra sakti yang mereka miliki.

Keberadaan suku ini seringkali hanya dapat dibuktikan melalui jejak kaki, namun sangat sedikit orang yang pernah benar-benar melihat mereka.

Suku Punan juga memiliki budaya dan cara hidup yang sangat erat dengan alam sekitar.

5. Suku Polahi (Gorontalo)

Suku Polahi adalah kelompok masyarakat yang hidup di pedalaman hutan Bulihato, Gorontalo.

Mereka merupakan suku yang sangat terasing dan hidup dengan cara berpindah-pindah.

Suku ini belum mengenal sistem penanggalan, pakaian, bahkan agama.

Hidup mereka sepenuhnya bergantung pada alam dan mereka memilih untuk menghindari pertemuan dengan dunia luar.

Keberadaan mereka seringkali dilihat sebagai bentuk kehidupan yang sangat primitif dan jauh dari peradaban modern.

6. Suku Mante (Aceh)

Suku Mante merupakan suku misterius yang kabarnya pernah ditemukan di hutan Aceh.

Dalam beberapa penampakan yang sempat viral di media sosial, terlihat sosok seperti manusia tanpa busana yang menghilang dengan cepat setelah dikejar.

Ada juga cerita tentang penemuan suku Mantir pada tahun 1987 oleh seorang pawang hutan, yang menjelaskan bahwa suku ini memiliki tubuh kecil dengan tinggi badan sekitar 1 meter.

Namun, hingga kini belum ada bukti ilmiah yang kuat tentang keberadaan mereka, dan banyak yang berpendapat bahwa suku ini sudah punah.

7. Suku Sakai (Riau)

Suku Sakai adalah suku pedalaman yang hidup di hutan-hutan Riau, dengan kebiasaan berpindah-pindah tempat tinggal.

Mereka adalah keturunan Minangkabau dan sangat bergantung pada hasil hutan serta bertani untuk bertahan hidup.

Namun, seiring berkurangnya hutan akibat alih fungsi lahan, suku Sakai semakin kesulitan mencari tempat tinggal dan sumber daya untuk bertahan hidup.

Keberadaan mereka semakin terancam dengan marginalisasi oleh suku dominan dan kebijakan pembangunan yang tidak memperhatikan keberadaan mereka.

8. Suku Samin (Jawa Tengah)

Suku Samin, yang dikenal dengan nama wong rikep (orang yang menolak aturan), adalah suku yang hidup terisolasi di kawasan Pegunungan Kendeng, Jawa Tengah.

Suku ini memilih untuk hidup mandiri dan menolak segala bentuk eksploitasi alam.

Mereka juga menolak keterlibatan dengan pemerintah dan sistem sosial yang ada, sebagai bentuk penolakan terhadap kapitalisme dan materialisme.

Keberadaan mereka semakin terancam seiring dengan pembangunan dan perkembangan peradaban di sekitar wilayah mereka.

9. Suku Kombai dan Korowai (Papua)

Suku Kombai dan Korowai adalah dua suku yang baru ditemukan keberadaannya 30 tahun yang lalu di pedalaman hutan Papua.

Kedua suku ini terkenal dengan rumah tradisional mereka yang dibangun di atas pohon dan cara hidup mereka yang sangat terisolasi dari dunia luar.

Meskipun mereka telah dikenalkan dengan pakaian modern, banyak di antara mereka yang masih mempertahankan tradisi lama.

Menariknya, suku Korowai dikenal sebagai suku kanibal, di mana mereka memakan sesama anggota suku sebagai bentuk hukuman atau bagian dari ritual peradilan mereka.

10. Suku Oni (Sulawesi Selatan)

Suku Oni adalah suku primitif yang ditemukan di pegunungan Sulawesi Selatan, tepatnya di daerah Bone.

Suku ini memiliki tubuh kerdil, dengan tinggi hanya sekitar 70 cm. Mereka tinggal di gua-gua yang tersembunyi dan hanya bergantung pada buah-buahan yang ditemukan di sekitar pemukiman mereka.

Suku Oni hidup dengan cara yang sangat sederhana, menggunakan pakaian yang terbuat dari kulit pohon dan tidak berinteraksi dengan dunia luar.

Keberadaan mereka semakin sulit ditemukan karena wilayah mereka semakin tersembunyi.

Mengapa Mereka Memilih Hidup Terasing?

Beragam alasan membuat suku-suku ini memilih untuk hidup terasing dari dunia luar.

Bagi sebagian besar suku, kehidupan yang damai dan jauh dari hiruk-pikuk peradaban modern adalah pilihan.

Mereka lebih memilih untuk mempertahankan budaya dan tradisi mereka yang sudah diwariskan turun-temurun.

Namun, sayangnya, seiring dengan perkembangan zaman dan kebijakan pembangunan, keberadaan mereka semakin terancam.

Keberagaman suku-suku terasing ini menunjukkan betapa kayanya warisan budaya Indonesia, yang harus dijaga dan dilestarikan agar tidak punah oleh modernisasi dan pembangunan yang terus berkembang.

Sumber: Youtube YtCrash

Editor : Tina Mamangkey
#terancam #punah #masih ada #suku terasing #suku misterius #di Indonesia