GORONTALOPOST - Memasak adalah kegiatan yang menyenangkan, terlebih jika dilakukan untuk orang-orang terkasih.
Selain lebih hemat, memasak sendiri juga lebih sehat, karena kita dapat mengontrol bahan-bahan yang digunakan.
Namun, meskipun memasak adalah hal yang baik, kebiasaan memanaskan ulang makanan tidak selalu aman untuk kesehatan.
Beberapa jenis makanan bahkan bisa berubah menjadi beracun jika dipanaskan berulang kali.
Mengapa bisa demikian? Berikut penjelasannya dan 9 jenis makanan yang sebaiknya tidak dipanaskan ulang.
Mengapa Memanaskan Makanan Bisa Berbahaya?
Memanaskan makanan berulang kali dapat menurunkan kandungan nutrisi yang ada di dalamnya.
Salah satu vitamin yang sangat rentan rusak akibat pemanasan ulang adalah vitamin C. Penurunan kadar vitamin C dalam makanan bisa mencapai 50-80% jika dipanaskan terlalu sering.
Selain itu, beberapa senyawa dalam makanan bisa berubah menjadi zat yang berbahaya bagi tubuh.
Oleh karena itu, penting untuk mengetahui makanan mana yang sebaiknya tidak dipanaskan ulang.
1. Bayam
Bayam kaya akan nitrat yang berasal dari tanah, air, dan udara tempat bayam tumbuh.
Ketika bayam dipanaskan berulang kali, senyawa nitrat tersebut bisa berubah menjadi nitrit, yang dapat berpotensi menyebabkan kanker.
Baca Juga: 10 Kombinasi Makanan yang Tanpa Anda Sadari Bisa Menjadi Racun bagi Tubuh
Karena itu, sebaiknya bayam dimakan segar dan tidak dipanaskan lebih dari sekali.
2. Kentang
Kentang adalah sumber karbohidrat yang memberikan energi, namun jika dipanaskan ulang, terutama jika sudah disimpan dalam suhu ruang terlalu lama, bisa berkembang bakteri berbahaya yang menyebabkan keracunan.
Bakteri langka ini akan sulit dibunuh meskipun makanan dipanaskan, sehingga kentang yang sudah dimasak sebaiknya langsung dimakan atau disimpan dengan benar.
3. Jamur
Jamur mengandung protein yang sangat sensitif terhadap suhu tinggi.
Jika dipanaskan berulang kali, struktur protein dalam jamur bisa rusak dan menyebabkan gangguan pada pencernaan.
Oleh karena itu, sebaiknya jamur dimakan segera setelah dimasak dan tidak dipanaskan ulang.
4. Telur
Telur kaya akan protein dan vitamin, namun jika dipanaskan ulang, terutama dalam bentuk telur rebus atau telur goreng, bisa menyebabkan perubahan pada komposisi kimia yang membuatnya berbahaya bagi pencernaan.
Racun yang terbentuk dari pemanasan ulang telur dapat mengganggu sistem pencernaan tubuh.
5. Daging Ayam
Daging ayam sering menjadi hidangan yang dipanaskan ulang, tetapi ini bukanlah kebiasaan yang sehat.
Memanaskan ayam yang sudah dimasak dapat mengurangi kandungan nutrisinya dan menyebabkan masalah pencernaan.
Untuk memastikan ayam tetap aman untuk dimakan, pastikan ia dipanaskan merata hingga ke bagian dalam, terutama tulangnya.
6. Nasi
Makanan pokok ini sering kali menjadi sisa yang dipanaskan kembali.
Namun, jika nasi disimpan dengan cara yang salah atau terlalu lama, bakteri Bacillus cereus yang terkandung di dalamnya dapat berkembang.
Meskipun dipanaskan di microwave, spora bakteri ini bisa tetap bertahan dan berpotensi menyebabkan keracunan makanan.
7. Makanan Bersantan
Makanan bersantan memang sangat populer, terutama di Indonesia. Namun, jika dipanaskan ulang, lemak yang terkandung dalam santan bisa berubah menjadi lemak jahat yang meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh.
Untuk menjaga kesehatan jantung, sebaiknya makanan bersantan hanya dimakan sekali dan tidak dipanaskan ulang.
8. Olahan Daging
Daging olahan mengandung bahan pengawet kimia.
Ketika makanan ini dipanaskan dalam microwave, bahan pengawet tersebut bisa berubah menjadi zat yang berbahaya bagi tubuh, seperti kolesterol teroksidasi.
Proses ini bisa meningkatkan risiko penyakit jantung, sehingga sebaiknya daging olahan tidak dipanaskan berulang kali.
9. Seledri
Seledri sering digunakan untuk memberi aroma pada sup atau masakan lainnya.
Namun, seledri mengandung nitrat yang cukup tinggi. Jika dipanaskan ulang, nitrat dalam seledri bisa berubah menjadi nitrit, yang bersifat karsinogenik (penyebab kanker).
Sebaiknya, seledri dimasak dan dimakan dalam satu waktu, dan tidak disimpan untuk dipanaskan ulang.
---
Memanaskan makanan berulang kali memang praktis, tetapi kebiasaan ini bisa berdampak buruk bagi kesehatan.
Untuk menjaga kualitas makanan dan tubuh tetap sehat, sebaiknya konsumsi makanan yang baru dimasak dan hindari memanaskan ulang makanan yang telah disebutkan di atas.
Jika ada sisa makanan, simpan dengan benar dan makan segera setelah dipanaskan. Dengan cara ini, kamu dapat menikmati makanan yang lezat dan tetap sehat.
***
Editor : Tina Mamangkey