Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Gorontalo Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Song Joong Ki Hadapi Dunia Gelap Penyelundupan di 'Bogota: City of the Lost

Tina Mamangkey • Sabtu, 14 Desember 2024 | 20:06 WIB
Film Bogota: City of the Lost menghadirkan cerita yang penuh intrik tentang perjuangan para imigran Korea di Bogotá, Kolombia.
Film Bogota: City of the Lost menghadirkan cerita yang penuh intrik tentang perjuangan para imigran Korea di Bogotá, Kolombia.

GORONTALOPOST - Film Bogota: City of the Lost menghadirkan cerita yang penuh intrik tentang perjuangan para imigran Korea di Bogotá, Kolombia.

Berlatar setelah krisis ekonomi besar akibat IMF pada tahun 1997, film ini menggambarkan betapa kerasnya perjuangan hidup di negeri asing, di mana harapan baru justru bertemu dengan realitas yang kejam.

Karakter utama, Guk Hee (diperankan oleh Song Joong Ki), meninggalkan Korea Selatan bersama keluarganya dengan harapan memulai kehidupan yang lebih baik di Bogotá.

Namun, harapan itu segera berubah menjadi perjuangan bertahan hidup.

Adegan awal memperlihatkan suasana Kolombia yang asing bagi Guk Hee dan keluarganya, lengkap dengan visual seperti taksi kuning, tentara bersenjata di bandara, hingga anjing militer yang memperkuat kesan kerasnya kehidupan di sana.

Kehidupan sulit mulai terasa sejak awal. Ayah Guk Hee, Geun Tae (Kim Jong Soo), kehilangan tas yang berisi semua harta benda mereka saat dirampok.

Momen saat Guk Hee berusia 19 tahun berlari untuk mengambil tas tersebut menjadi awal dari perjalanan panjangnya yang penuh liku.

Guk Hee akhirnya bekerja di bawah Sersan Park (Kwon Hae Hyo), tokoh paling berkuasa di komunitas Korea di Bogotá, yang menjalankan operasi penyelundupan.

Tekad kuat dan keberaniannya membuat Guk Hee berhasil mendapatkan kepercayaan Sersan Park. Namun, ini baru permulaan.

Di sisi lain, Soo Young (Lee Hee Joon), orang kepercayaan Sersan Park dalam operasi tersebut, mulai melihat potensi besar pada Guk Hee.

Ketika Soo Young menawarkan kesepakatan yang menguji kesetiaannya, Guk Hee harus mengambil keputusan besar yang akan menentukan arah hidupnya.

Cerita semakin kompleks dengan hadirnya karakter-karakter lain yang terlibat dalam konflik kekuasaan di komunitas Korea dan pasar penyelundupan di Bogotá.

Keponakan Sersan Park (Park Ji Hwan) dan Jae Woong (Jo Hyun Chul), bawahan setia Soo Young, menjadi bagian dari intrik yang penuh ketegangan.

Di tengah situasi ini, Guk Hee perlahan berubah menjadi sosok tangguh.

Dalam salah satu adegan paling mencengangkan, Guk Hee, dengan tatapan tajam dan nada tegas dalam bahasa Spanyol, berkata, "Saya tidak punya uang maupun barang untuk dibagikan kepada pencuri seperti Anda." Kalimat ini mencerminkan transformasinya dari seorang pemuda naif menjadi figur yang berbahaya.

Desperasi dan keteguhan hati Guk Hee dirangkum dalam ucapannya, "Aku harus bertahan sampai Distrik 6." Kata-kata ini menggambarkan semangatnya untuk melawan segala rintangan demi meraih masa depan yang lebih baik.

Bogota: City of the Lost menjanjikan visual yang unik sebagai film Korea pertama yang sepenuhnya berlatar di Kolombia.

Dengan cerita yang memadukan emosi, aksi, dan intrik, film ini akan memikat penonton ketika tayang di bioskop-bioskop Amerika Serikat pada 31 Desember.

Film ini bukan hanya tentang perjuangan seorang imigran, tetapi juga tentang tekad manusia untuk bangkit dari keterpurukan menuju puncak kehidupan, meski dihadapkan pada situasi paling sulit. (*)

Editor : Tina Mamangkey
#Film Bogota #Song Joong Ki