GORONTALOPOST - Labu butternut adalah salah satu bahan makanan musiman yang kaya manfaat dan sangat serbaguna.
Baik diolah menjadi sup krim hangat, dipanggang sebagai lauk, maupun dijadikan tambahan dalam hidangan pasta atau salad, labu ini selalu menghadirkan rasa yang lezat.
Meski bentuknya unik dan sering dianggap sulit untuk dipotong dan disiapkan, labu butternut sebenarnya cukup mudah ditangani, apalagi jika Anda tahu cara menyimpannya dengan benar.
Dengan penyimpanan yang tepat, labu butternut tidak hanya bertahan lebih lama, tetapi juga membantu Anda menghemat anggaran belanja.
Dikutip daari Real Simple, berikut adalah panduan lengkap untuk memilih dan menyimpan labu butternut agar tetap segar dan awet.
Memilih Labu Butternut yang Berkualitas
Ketika membeli labu butternut di pasar atau toko, sebaiknya pilih labu yang sedang musim, biasanya pada musim gugur hingga musim dingin. Saat itu, labu butternut lebih segar dan harganya lebih terjangkau. Berikut tips memilih labu butternut berkualitas:
-
Kulit Keras dengan Warna Oranye Muda Kecokelatan
Pilih labu dengan kulit yang keras, matte (tidak mengilap), dan tanpa kerusakan besar. -
Berat yang Sesuai dengan Ukurannya
Labu yang baik biasanya terasa lebih berat dibandingkan ukurannya. -
Batang Berwarna Cokelat Tua
Pastikan batangnya utuh dan tidak busuk. -
Hindari Labu dengan Bintik Lunak
Goresan kecil pada kulit masih wajar, tetapi hindari labu yang memiliki bintik-bintik lunak atau memar besar.
Cara Menyimpan Labu Butternut
Setelah mendapatkan labu butternut berkualitas, langkah selanjutnya adalah menyimpannya dengan cara yang benar agar awet dan siap digunakan kapan saja.
1. Menyimpan Labu Butternut Utuh
Labu butternut yang utuh cenderung lebih tahan lama. Berikut langkah-langkahnya:
- Cuci dan Keringkan Labu
Sebelum disimpan, bersihkan labu untuk menghilangkan kotoran yang menempel di kulitnya. - Simpan di Tempat Sejuk dan Gelap
Simpan labu di dapur yang berventilasi baik, ruang bawah tanah, atau tempat gelap lainnya. Hindari paparan sinar matahari langsung. - Jauhkan dari Buah Penghasil Gas Etilen
Gas etilen yang dihasilkan apel, pir, alpukat, dan tomat dapat mempercepat proses pembusukan labu. Jadi, pastikan labu disimpan terpisah dari buah-buahan tersebut. - Ketahanan Penyimpanan
Jika disimpan dengan cara ini, labu butternut utuh dapat bertahan hingga tiga bulan.
2. Menyimpan Labu Butternut yang Sudah Dipotong
Apabila Anda telah memotong dan mengupas labu butternut, langkah penyimpanannya sedikit berbeda:
- Gunakan Wadah Kedap Udara
Simpan potongan labu dalam wadah penyimpanan makanan yang rapat atau kantong plastik yang tertutup rapat. - Simpan di Lemari Es
Letakkan wadah tersebut di lemari es untuk menjaga kesegarannya. - Ketahanan Penyimpanan
Labu butternut yang sudah dipotong biasanya hanya bertahan sekitar tiga hingga empat hari di dalam lemari es.
Dengan penyimpanan yang tepat, Anda tidak hanya menjaga kualitas labu butternut tetapi juga mengurangi pemborosan bahan makanan.
Labu yang segar lebih mudah diolah menjadi berbagai hidangan lezat dan bernutrisi. Jadi, pastikan Anda mengikuti langkah-langkah di atas untuk menjaga labu butternut tetap segar hingga waktu yang Anda butuhkan! (*)
Editor : Tina Mamangkey