GORONTALOPOST- Sejarawan Lauren Lewis, dari Universitas Negeri Sam Houston, mengungkapkan bahwa peradaban Sumeria, yang berkembang di wilayah antara Sungai Tigris dan Eufrat di Irak modern, adalah pionir dalam banyak aspek peradaban manusia. Dari sistem tulisan hingga teknologi irigasi, warisan mereka terus memengaruhi kehidupan hingga saat ini.
Kontribusi terbesar Sumeria adalah pengembangan sistem tulisan pertama di dunia, aksara paku, sekitar tahun 3500 SM. Awalnya diciptakan untuk mencatat transaksi perdagangan jarak jauh, aksara paku menjadi pondasi bagi bahasa-bahasa kuno seperti Akkadia, Babilonia, Het, dan Persia Kuno.
"Sistem penulisan berbasis alfabet memang akhirnya menggantikan aksara paku sebagai yang paling banyak digunakan, tetapi perkembangan bahasa tertulis di dunia beradab awal bertumpu pada aksara paku," jelas Lauren.
Selain tulisan, Sumeria juga mengembangkan sistem irigasi buatan untuk mendukung pertanian. Kanal-kanal yang mengalirkan air dari sungai ke ladang dan waduk besar di sekitar kota kuno Uruk adalah bukti kecanggihan mereka.
Dengan tanah yang cenderung kering dan mudah retak, bangsa Sumeria menemukan alat bajak sekitar tahun 3000 SM untuk mengolah lahan. Penemuan ini merevolusi metode bercocok tanam dan meningkatkan produktivitas pertanian mereka.
Penemuan-penemuan bangsa Sumeria, dari aksara hingga teknologi pertanian, menjadi landasan bagi peradaban manusia. “Pemikiran dan inovasi mereka telah merevolusi dunia,” tutup Lauren.
Editor : Priska Watung